Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 141: Lembar Kerja Bacaan
Simak berikut merupakan Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 141: Lembar Kerja Bacaan
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka bab 7 halaman 141 mempelajari tentang Menjaga Persatuan dan Kesatuan dengan Gotong Royong.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 141, karangan Kurniawan Darma Indra, Adi, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2023 yakni Gotong Royong di Lingkungan Sekitar.
Gotong royong berarti kerja bersama secara sukarela untuk meringankan beban satu sama lain.
Nilai ini mencerminkan semangat kebersamaan, persatuan, dan solidaritas sosial yang telah menjadi bagian penting dari budaya bangsa Indonesia sejak dahulu.
Melalui gotong royong, hubungan antarwarga menjadi lebih akrab, rasa peduli sosial meningkat, dan masalah di lingkungan bisa diselesaikan lebih cepat.
Selain itu, semangat gotong royong juga mengajarkan nilai tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian, yang sangat penting untuk menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 141 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 141: Tabel 7.1 Lembar Kerja Bacaan
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 141
Tabel 7.1 Lembar Kerja Bacaan
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Halaman 109: Pesan Cerita
Nama: Pratiwi Utami
Tanggal: 7 Oktober 2025
1. Bagaimana Para Pahlawan Bergotong Royong dalam Mencapai Kemerdekaan?
Jawaban :
Para pahlawan Indonesia menunjukkan semangat gotong royong tampak dari bagaimana para tokoh nasional dan rakyat saling mendukung, tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau daerah.
Para pahlawan bekerja bahu-membahu dalam berbagai bidang perjuangan. Di medan perang, mereka saling melindungi dan membantu sesama pejuang yang terluka, sementara rakyat di belakang garis depan turut menyumbang tenaga dengan menyediakan logistik, makanan, dan tempat perlindungan.
Di sisi lain, para tokoh pergerakan berjuang melalui jalur diplomasi, bekerja sama memperjuangkan pengakuan kemerdekaan Indonesia di mata dunia.
Semangat gotong royong juga terlihat dari keikhlasan para pahlawan untuk menyingkirkan kepentingan pribadi demi tujuan bersama, yaitu kemerdekaan bangsa.
Mereka tidak memikirkan imbalan, melainkan berjuang karena rasa cinta tanah air dan keinginan kuat untuk membebaskan rakyat dari penderitaan penjajahan.
Melalui persatuan dan kerja sama inilah, Indonesia akhirnya mampu meraih kemerdekaan.
2. Mengapa gotong royong dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia?
Jawaban :
Gotong royong dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia karena semangat ini menumbuhkan rasa kebersamaan, saling tolong-menolong, dan kepedulian antarwarga.
Melalui gotong royong, masyarakat belajar untuk bekerja sama tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau status sosial, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling menghargai.
Dalam kegiatan gotong royong, setiap orang memiliki peran dan tanggung jawab yang sama. Hal ini membuat masyarakat merasa memiliki tujuan bersama dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang kuat.
Ketika masyarakat bersatu dan saling membantu, masalah apa pun dapat diselesaikan dengan lebih mudah, dan perpecahan dapat dihindari.
Dengan demikian, gotong royong bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga wujud nyata nilai persatuan yang menjadi dasar kehidupan bangsa Indonesia.
Melalui gotong royong, semangat Bhinneka Tunggal Ika dapat terus terjaga, memperkuat ikatan kebangsaan, dan menjaga Indonesia tetap utuh dan damai.
3. Bagaimana pelaksanaan gotong royong sebagai latihan bela negara?
Jawaban :
Pelaksanaan gotong royong dapat dianggap sebagai bentuk latihan bela negara karena di dalamnya terkandung nilai-nilai cinta tanah air, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam menjaga kepentingan bersama.
Saat masyarakat bergotong royong, mereka tidak hanya bekerja untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk kebaikan lingkungan dan bangsa.
Melalui gotong royong, seseorang belajar disiplin, rela berkorban, serta bekerja sama demi kepentingan umum nilai-nilai yang juga menjadi dasar dalam bela negara.
Misalnya, ketika warga bersama-sama membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas umum, atau membantu korban bencana, mereka menunjukkan sikap peduli dan tanggung jawab terhadap keselamatan serta kemajuan negara.
Dengan demikian, gotong royong menjadi sarana nyata untuk menanamkan semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Tanpa harus memanggul senjata, masyarakat telah ikut menjaga keutuhan dan ketahanan bangsa melalui tindakan sederhana namun bermakna.
4. Jelaskan elemen gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila!
Jawaban :
Elemen gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila menggambarkan kemampuan seseorang untuk bekerja sama, peduli, dan menghargai orang lain demi mencapai tujuan bersama.
Gotong royong bukan hanya sekadar bekerja bersama secara fisik, tetapi juga mencerminkan sikap kolaboratif, empati, serta solidaritas sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam praktiknya, elemen ini menekankan pentingnya kerja sama antarindividu yang memiliki perbedaan latar belakang, pendapat, maupun kemampuan.
Melalui gotong royong, pelajar belajar untuk saling membantu, bertanggung jawab terhadap keberhasilan kelompok, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.
Dengan demikian, semangat gotong royong membentuk karakter pelajar yang tidak egois, mampu menghargai perbedaan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Nilai ini menjadi cerminan nyata dari semangat Pancasila, khususnya pada dimensi “Berkebinekaan Global” dan “Gotong Royong” dalam Profil Pelajar Pancasila.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Namira)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.