Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wamenaker Ajak Lulusan Kampus Muhammadiyah Ramaikan Program Magang Kerja

Wamenaker mengajak para mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) ikut program magang kerja yang dijalankan pemerintah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Wamenaker Ajak Lulusan Kampus Muhammadiyah Ramaikan Program Magang Kerja
Tribunnews/Rahmat Fajar Nugraha
PROGRAM MAGANG - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di kegiatan Sosialisasi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch-II di kantor PP Muhammadiyah, Menteng Jakarta, Senin (3/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Wamenaker Afriansyah Noor mengajak para mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) ikut program magang kerja yang dijalankan pemerintah.
  • PTMA saat ini memiliki 163 kampus di seluruh Indonesia, dengan total lulusan sekitar 30.000 orang per tahun. 
  • Masa depan tenaga kerja Indonesia turut ditentukan oleh kualitas kompetensi, karakter, serta pengalaman kerja nyata yang diperoleh sejak dini.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengajak para mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) ikut program magang kerja yang kini dijalankan pemerintah.

Dia mengatakan, PTMA saat ini memiliki 163 kampus di seluruh Indonesia, dengan total lulusan sekitar 30.000 orang per tahun. 

Mereka dapat berpartisipasi di program magang di berbagai pilihan tempat kerja di berbagai unit amal usaha milik Muhammadiyah, seperti rumah sakit, klinik, rumah bersalin, serta layanan publik di kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, dan sektor lainnya.

“Insya Allah, kolaborasi ini akan memberikan kontribusi baru yang berkualitas," ujarnya di acara Sosialisasi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch-II di PP Muhammadiyah Jakarta, Senin (3/11/2025).

"Kami yakin sinergi dengan PTMA dapat memperkuat peran kampus sebagai pusat pembentukan insan beriman, berilmu, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat amar ma’ruf nahi munkar dalam mewujudkan insan ketenagakerjaan yang berakhlak mulia,” lanjut Wamenaker.

Ia menegaskan, Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja. 

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, masa depan tenaga kerja Indonesia tidak ditentukan oleh ijazah semata, tetapi oleh kualitas kompetensi, karakter, serta pengalaman kerja nyata yang diperoleh sejak dini.

Dia menambahkan, Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi bukan sekadar kegiatan magang, melainkan investasi strategis untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul Indonesia.

Melalui program ini, para lulusan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan membangun etos kerja yang kuat sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Baca juga: Pemerintah Buka 80.000 Slot Magang Bergaji UMP, Batch 2 Dimulai 6 November

“Program pemagangan adalah jembatan emas menuju dunia kerja yang sesungguhnya. Di sini, para lulusan bukan hanya belajar bekerja, tetapi membangun karakter dan kompetensi yang dibutuhkan industri,” tegasnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas