Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree RI dan Australia, Cek Syarat dan Jadwal Seleksinya

Kemenag buka program Beasiswa Double Degree Split-Site Master's Program Cohort 10 2026, program studi yang ditawarkan Pendidikan Bahasa Inggris. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree RI dan Australia, Cek Syarat dan Jadwal Seleksinya
Instagram @puspenma.kemenag_official
BEASISWA PENDIDIKAN - Poster Beasiswa Double Degree Split-Site Master's Program Cohort 10 tahun 2026 diambil dari Instagram @puspenma.kemenag_official pada Minggu (25/1/2026). Kemenag buka program Beasiswa Double Degree Split-Site Master's Program Cohort 10 2026, program studi yang ditawarkan Pendidikan Bahasa Inggris.  
Ringkasan Berita:
  • Kemenag buka program Beasiswa Double Degree Split-Site Master's Program Cohort 10 tahun 2026.
  • Program studi yang ditawarkan adalah Pendidikan Bahasa Inggris. 
  • Beasiswa ini terbuka bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan pegawai pada satuan kerja di lingkungan Kemenag, alumni perguruan tinggi keagamaan dan/atau alumni PBSB Kemenag.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama RI membuka Beasiswa S2 Double Degree Split-Site Master's Program Cohort 10 tahun 2026. 

Split-Site Masters Program (SSMP) adalah program beasiswa hasil kerja sama antara Pemerintah Australia melalui Australia Awards in Indonesia (AAI) dan Pemerintah Indonesia melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama (Kemenag). 

Program ini memberikan kesempatan emas bagi penerima beasiswa untuk meraih dua gelar Master sekaligus dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan University of Canberra

Program studi yang ditawarkan adalah Pendidikan Bahasa Inggris. 

Beasiswa S2 Double Degree ini terbuka bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan pegawai pada satuan kerja di lingkungan Kemenag

Selain itu, alumni perguruan tinggi keagamaan dan/atau alumni PBSB Kemenag juga dapat mengikuti beasiswa ini. 

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak ada persyaratan khusus terkait bidang studi pelamar saat menempuh pendidikan S1 atau D4. 

Adapun syarat usia pelamar yakni maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026.

Periode pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree ini dibuka mulai 25 Januari-15 Februari 2026.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman beasiswa.kemenag.go.id

Baca juga: Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 Dibuka, Ini Daftar Program yang Bisa Diikuti

Persyaratan Beasiswa S2 Double Degree Kemenag RI-Australia

Mengutip unggahan akun Instagram @puspenma.kemenag_official, berikut ini persyaratan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree Kemenag RI-Australia. 

Persyaratan umum:

  1. Tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan pegawai pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama dan alumni perguruan tinggi keagamaan dan/atau alumni PBSB Kementerian Agama
  2. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 6.0 dan/atau TOEFL ITP 500 yang masih berlaku (sekurang-kurangnya hingga Juni 2026),
  3. IPK S-1/D-4 minimal 3.00 (dengan skala 4)
  4. Lulusan S-1 atau D-4 dari seluruh program studi
  5. Usia pelamar maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026
  6. Memiliki jazah terakhir Sarjana (S-1)/Diploma V (D-4) dan belum pernah atau sedang mengambil jenjang Magister (S-2)
  7. Memiliki surat keterangan sehat jasmani dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan
  8. Mendapat Surat Rekomendasi dari Instansi terkait dan atau Akademisi/Tokoh Masyarakat
  9. Menulis Personal Statement/Motivation Essay dalam bahasa Indonesia sebanyak 1.500-2.000 kata
  10. Menyusun rencana studi yang memuat alasan pemilihan program studi, topik yang akan ditulis dalam tesis atau bentuk lainnya, rencana studi (study plan) dari awal semester hingga
    selesai, serta aktivitas non-akademik (2-3 Halaman)
  11. Tidak sedang menerima pembiayaan pendidikan atau beasiswa dari sumber lainnya
  12. Tidak sedang atau akan mendaftar sebagal ASN (CPNS/PPPK) selama menjadi Calon Penerima atau Penerima Beasiswa
  13. Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas pada aplikasi pendaftaran

Informasi Tambahan - Equity Target Groups (Kelompok Sasaran Pemerataan)

Beasiswa Split Site Masters's Australia Awards Indonesia sangat terbuka bagi pelamar dalam Kategori Equity Target Groups. 

Kategori tersebut terdiri dari:

  • Kategori Perempuan Kelompok Rentan (seperti: Perempuan Kepala Rumah Tangga, Perempuan Masyarakat Adat, Perempuan dengan Disabilitas, dst).
  • Kategori Pelamar dari 15 Provinsi Sasaran Pemerataan-dibuktikan dengan KTP (Provinsi meliputi: NTT, NTB, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung)
  • Kategori Orang dengan Disabilitas.

Persyaratan Pelamar dalam kategori Equity Target Groups (Kelompok Sasaran Pemerataan):

  1. Memenuhi persyaratan umum, dengan IPK dan IELTS lebih rendah, yaitu IPK S-1/D-4 minimal 27,5 (skala 4,00);
  2. Memlilki nilai kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal: IELTS 5.0 atau TOEFL ITP 450 yang masih berlaku (sekurang-kurangnya hingga Juni 2026)

Baca juga: Beasiswa LPDP STEM Industri Strategis 2026: Skema, Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal Seleksi

Jadwal Seleksi Beasiswa S2 Double Degree Kemenag RI-Australia

Simak jadwal seleksi Beasiswa S2 Double Degree Kemenag RI-Australia di bawah ini. 

  • Pendaftaran beasiswa: 25 Januari - 15 Februari 2026
  • Seleksi administrasi: 15-17 Februari 2026
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18 Februari 2026
  • Seleksi tes akademik/skolastik: 20 Februari 2026
  • Pengumuman hasil tes akademik/skolastik: 21 Februari 2026
  • Seleksi wawancara: 23-25 Februari 2026
  • Seleksi subsitansi JST Interview (offline) dan IELTS Test: April 2026
  • Pengumuman kelulusan: Juni 2026

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas