Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perjalanan Marvel dan Louise Kibarkan Merah Putih ke Panggung Dunia, Berawal dari Hukuman

Marvel di panggung internasional belajar satu hal penting: olimpiade bukan semata tentang kecerdasan

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perjalanan Marvel dan Louise Kibarkan Merah Putih ke Panggung Dunia, Berawal dari Hukuman
HO/IST
MARVEL JUARA OLIMPIADE - Marvel Rasendria Herdian menyabet berbagai predikat juara mengikuti olimpiade matematika. 

TRIBUNNEWS.COM - Kisah ini tidak bermula dari mimpi besar menjadi juara dunia. Ia justru lahir dari kebiasaan yang sangat akrab bagi banyak anak ketika lebih memilih menonton dan bermain gim ketimbang menuntaskan tugas sekolah.

Bagi Marvel Rasendria Herdian, yang saat itu masih duduk di kelas 2 SD, kebiasaan itu berujung pada sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Alih-alih dimarahi atau gawainya disita, orang tuanya memilih cara berbeda yakni mengajaknya mencoba sebuah olimpiade.

Sebuah “hukuman positif” yang dimaksudkan untuk menyalurkan energinya ke arah yang lebih terarah.

Tanpa ekspektasi apa pun, Marvel mengikuti Asia International Mathematical Olympiad (AIMO).

Ia mengerjakan soal sebisanya, menikmati prosesnya, dan tidak terlalu memikirkan hasil.

Namun langkah kecil itu justru membawanya meraih medali emas, sekaligus tiket ke babak final internasional di Malaysia.

Rekomendasi Untuk Anda

Di babak final AIMO, Marvel berhadapan dengan dunia yang sama sekali baru.

Dari lebih dari 2.000 peserta internasional, hanya sekitar 20 anak berasal dari Indonesia.

Atmosfer kompetisi, banyaknya kontingen negara lain, hingga sorak-sorai pendukung membuatnya gugup.

Di sekolah, Marvel dikenal sebagai siswa dengan prestasi akademik yang baik. Tapi di panggung internasional itu, ia belajar satu hal penting: olimpiade bukan semata tentang kecerdasan, melainkan juga tentang mental, keberanian, dan kesiapan berdiri di ruang yang jauh lebih besar.

Baca juga: Ini Cara Pusarla Sindhu Tetap Bugar di Usia 30 Tahun: Berambisi Tampil di Olimpiade 2028

Ada satu momen yang tertanam kuat di benaknya. 

Para pemenang berdiri di atas panggung sambil mengibarkan bendera negara masing-masing.

Dari sanalah muncul keinginan sederhana yaitu suatu hari, ia ingin kembali ke panggung itu sambil membawa Merah Putih.

Sejak pengalaman tersebut, Marvel mulai menata ulang kesehariannya. Waktu bermain perlahan dikurangi, jadwal latihan disusun, dan libur sekolah pun sering diisi dengan persiapan kompetisi. Namun baginya, perjalanan ini tidak selalu tentang menang.

Ia belajar konsisten, mengenali kemampuan diri, dan menerima bahwa setiap proses memiliki ritmenya sendiri.

Pada Final AIMO 2024 di Korea Selatan, Marvel kembali tampil di ajang internasional.

Di luar kompetisi, ia ikut sesi cultural performance pada Award Ceremony dengan membawakan Tari Piring.

Di hadapan hampir 2.000 peserta dari 16 negara, ia memperkenalkan budaya Indonesia dengan caranya yang sederhana.

Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa panggung dunia bukan hanya tempat beradu nilai, tetapi juga ruang berbagi identitas.

Oktober 2025, Marvel mengikuti babak penyisihan NEO Math secara daring.

Ia masuk Top 10 Highest Score dan meraih medali emas, yang mengantarkannya ke Grand Final di Amerika Serikat pada 13 Januari 2026.

Di ajang tersebut, Marvel mencatatkan Second Top Highest Score untuk kategori Matematika dan meraih medali emas untuk kategori Natural Science.

Perjalanan ke Amerika Serikat juga membuka cakrawala baru.

Ia mengunjungi NASA, menyaksikan peluncuran roket Falcon 9 milik SpaceX, hingga mengikuti astronaut training class.

Dari sana, Marvel melihat bahwa sains tidak hanya hidup di buku pelajaran, tetapi hadir nyata dalam kehidupan.

Dalam tiga tahun terakhir, Marvel telah mengikuti kompetisi di berbagai negara—Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Singapura, hingga Malaysia—dan mengumpulkan lebih dari 60 medali.

Ia pernah menjajal German Math Olympiad, SIMOC, SMGF, WMI, AMO, HKIMO, TIMO, SASMO, PHIMO, ADEPT, JISMO, serta sejumlah olimpiade matematika dan sains lainnya.

Pada 2025, ia menerima JISMO Legend Award dari Japan International Science and Mathematics Olympiads, sebuah penghargaan bagi peserta yang menorehkan kemenangan di empat ajang JISMO atau lebih.

Menariknya, Marvel tidak membatasi diri hanya pada matematika dan sains. Ia juga mencoba World Scholar’s Cup, debat OWLPIA, Spelling Bee, English Olympiad, hingga kompetisi coding dan logika. Baginya, belajar lintas bidang adalah bagian dari menemukan minat dan potensi diri.

Saat Adik Ikut Terinspirasi

Lousie mengikuti jejak kakaknya
JUARA OLIMPIADE - Lousie mengikuti jejak kakaknya, Marvel menjuarai olimpiade di berbagai negara

Perjalanan Marvel perlahan menular ke sang adik, Louise. 

Saat itu Louise baru berusia enam tahun.

Ketertarikannya pada olimpiade tidak lahir dari ambisi prestasi, melainkan dari keinginan yang sangat polos: ingin berdiri di atas panggung sambil mengibarkan bendera Indonesia.

Dari rasa penasaran itu, Louise mulai mencoba berbagai kompetisi.

Pada Juli 2025, ia meraih Premier Award (Highest Score) kategori Bahasa Inggris dan medali emas kategori Matematika dalam kompetisi internasional di Hong Kong.

Dalam waktu sekitar satu tahun, Louise telah mengoleksi lebih dari 20 medali dari olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris.

Bagi Marvel dan Louise, olimpiade adalah ruang belajar—tentang mencoba, gagal, berlatih lagi, dan mengenal diri sendiri.

Keduanya tetap menjalani masa kecil dengan beragam aktivitas.

Marvel aktif di basket dan karate, serta menekuni seni seperti piano, biola, gitar, dan teater musikal.

Ia juga melatih public speaking dan leadership, yang membantunya lebih percaya diri bertemu orang-orang dari latar belakang berbeda.

Hari ini, Marvel dan Louise masih terus belajar dan berproses.

Dari pengalaman yang bermula sebagai “hukuman” kecil, mereka menemukan jalan untuk tumbuh, mengenal dunia, dan perlahan membawa Merah Putih ke panggung internasional—tanpa tergesa, tanpa berlebihan, dengan cara mereka sendiri.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas