Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Catalyser: Akselerasi untuk Pemimpin Pertamina Masa Depan

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, hal ini ditempuh akibat sepuluh tahun pembekuan rekrutmen pada BUMN Indonesia, termasuk Pertamina.

Catalyser: Akselerasi untuk Pemimpin Pertamina Masa Depan
Pertamina
Pertamina memutuskan untuk memenuhi tantangan kepemimpinan yang sangat besar ini dengan cara baru, yaitu dengan menggerakkan para pemimpinnya dan melibatkan perusahaan untuk membangun program pengembangan bakat terbaik yang dinamakan Catalyser. 

Dalam sebuah organisasi, perputaran Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menduduki sebuah jabatan tertentu merupakan suatu hal yang lumrah.

Demikian juga yang terjadi di lingkungan Pertamina. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini berupaya menempatkan SDM yang tepat untuk setiap posisi yang dibutuhkan. The right man in the right place.

Untuk mencapai visi perusahaan menjadi world class energy company, Pertamina harus agresif menyiapkan suksesi dalam kurun waktu lima tahun ke depan menggantikan jajaran pemimpin senior pada level manajemen.

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, hal ini ditempuh akibat sepuluh tahun pembekuan rekrutmen pada BUMN Indonesia, termasuk Pertamina.

“Sekarang saatnya Pertamina mempercepat persiapan generasi pemimpin untuk level Vice President dan Senior Vice President kepada pekerja yang jauh lebih muda. Proses pengembangan karier Pertamina yang biasanya berlangsung selama lima tahun harus dipercepat menjadi dua tahun untuk mengisi posisi pengganti pertama dengan pemimpin yang cakap dan siap,” tegasnya.

Pertamina memutuskan untuk memenuhi tantangan kepemimpinan yang sangat besar ini dengan cara baru, yaitu dengan menggerakkan para pemimpinnya dan melibatkan perusahaan untuk membangun program pengembangan bakat terbaik yang dinamakan Catalyser.

Pada April 2018, Pertamina melakukan kick off program tersebut. Para pemimpin Pertamina menentukan rencana untuk program akselerasi kepemimpinan secara besar-besaran yang difokuskan pada kapabilitas dan kesiapan 650 manajer berpotensi tinggi untuk menduduki 290 posisi pada level Vice President dan Senior Vice President.

Mereka diseleksi dengan ketat tidak hanya berdasarkan kinerja dan potensi semata, tapi juga berdasarkan aspirasi yang semuanya diukur dengan 27 indikator.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Kushartanto Koeswiranto mengungkapkan, Catalyser ini merupakan program persiapan pimpinan masa depan yang diakselerasi, sebuah lompatan ke level pimpinan yang lebih tinggi dalam waktu yang relatif cepat dibandingkan dengan promosi jabatan pada umumnya.

“Ini merupakan kesempatan unik dan hanya sedikit perusahaan melakukannya,” ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas