Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tempuh Perjalanan 1700km, Instalasi Anjungan YYA PHE ONWJ Segera Memasuki Tahapan Kegiatan Drilling

Dalam upaya peningkatan produksi migas nasional, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) sebagai kontraktor kontrak kerja sama di b

Tempuh Perjalanan 1700km, Instalasi Anjungan YYA PHE ONWJ Segera Memasuki Tahapan Kegiatan Drilling
Istimewa
Instalasi Anjungan YYA PHE ONWJ Segera Memasuki Tahapan Kegiatan Drilling 

Dalam upaya peningkatan produksi migas nasional, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) sebagai kontraktor kontrak kerja sama di bawah pengawasan SKK Migas, melakukan percepatan pengembangan Lapangan YY. Setelah seremoni sail away akhir Maret lalu, Anjungan YYA kini telah terpasang di Perairan Pantai Utara Jawa Barat.

Perjalanan dari Handil, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur ke titik instalasi di Perairan Utara Jawa Barat memakan waktu selama 10 hari, atau menempuh jarak sekitar 1700 KM.

Proses instalasi pemasangan Anjungan YYA dimulai sejak 8 April 2019 dimulai dengan proses pengangkatan jacket platform YYA (tripod) dari barge Kreuz 282 oleh barge KP-1 menuju koordinat instalasi.

Setelah itu dilanjutkan dengan proses pemancangan (piling), pemasangan boat landing, pemasangan riser, dan terakhir dilakukan pemasangan topside serta debris survey untuk kesiapan pemboran yang diselesaikan pada tanggal 29 April 2019.

Direktur Pengembangan PHE, Afif Saifudin menjelaskan bahwa Proyek YY ini adalah salah satu proyek yang secara ketat dipantau SKK Migas karena akan onstream tahun ini dan memberikan kontribusi dalam mencapai target produksi.

“Sehingga apabila dimungkinan kita akan mendorong agar proyek ini dapat selesai lebih cepat," tegas Afif.

GM PHE ONWJ, Slamet Susilo, menambahkan, “Sejak dimulainya tahap pabrikasi di bulan Agustus 2018, hingga instalasi di bulan April 2019, milestone pengembangan Lapangan YY diharapkan memenuhi OTOBOSOR (on time, on budget, on scope dan on return). Selain itu, kami selalu mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan dan lindung lingkungan dalam pelaksanaannya.”

Proyek dengan alokasi biaya USD 85,4 juta dengan potensi cadangan minyak dan gas yang cukup besar mencapai 4 MMBO dan gas 21,2 BSCF direncanakan berproduksi pada akhir September 2019.

Diharapkan nantinya Lapangan YY akan menyumbang tambahan produksi minyak sebesar 4.065 BOPD dan gas bumi mencapai 25,5 MMSCFD di kepala sumur. Produksi dari Lapangan YY akan digunakan seluruhnya untuk kepentingan dalam negeri sehingga menjadi pendorong roda perekonomian industri di sekitar wilayah kerja PHE ONWJ. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas