Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kucurkan 500 Juta, Pertamina Kembangkan UMKM di Bantaran Sungai Surabaya

Pertamina mengucurkan dana sekitar Rp 500 juta untuk mengembangkan pelaku UMKM yang tinggal di bantaran Sungai Jambangan, Kota Surabaya.

Kucurkan 500 Juta, Pertamina Kembangkan UMKM di Bantaran Sungai Surabaya
Pertamina
SURABAYA - Pertamina menggagas progam CSR Kampung PEJABAT(Pusat Ekonomi Jambangan Sehat) V dengan mengembangkan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di kawasan bantaran sungai Jambangan, Surabaya, Jawa Timur (25/9). Ada beberapa usaha yang tumbuh dan berkembang di Kampung PEJABAT diantaranya W-queen, Bixo, Sweger, Ces Plong, Ayam Geprek, Rose Catering, Telur Asin, Dapur Mama, Frozen dan Abon. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA, 24 September 2019 – Dalam dua tahun terakhir, Pertamina mengucurkan dana sekitar Rp 500 juta untuk mengembangkan pelaku UMKM yang tinggal di bantaran Sungai Jambangan, Kota Surabaya. Pengembangannya dijalankan dengan konsep desa wisata berwawasan lingkungan. Bantaran sungai ditata sedemikian rupa sehingga menjadi destinasi wisata, serta para pelaku UMKM diberdayakan agar bisa menghasilkan berbagai produk unggulan yang menarik bagi wisatawan.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region V Jatim Bali Nusa Tenggara Rustam Aji, mengatakan, untuk memberdayakan UMKM di bantaran Sungai Jambangan, Pertamina menggagas program CSR Kampung Pejabat atau Pusat Ekonomi Jambangan Hebat dengan area seluas 300 hektar mencakup 4 kelurahan di Kecamatan Jambangan.  Program ini dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 2018 hingga lima tahun ke depan.

Baca: KKP dan Pertamina Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Wilayah Timur Indonesia

“Dalam dua tahun ini, Program Kampung Pejabat telah membuka lapangan kerja baru, terutama bagi pelaku UMKM dari kalangan ibu-ibu. Melalui pendampingan usaha, bantuan modal dan pemasaran, kini usaha mereka sudah mulai mandiri,” ujar Rustam.

Berbagai usaha yang tumbuh di Kampung Pejabat, lanjut Rustam, antara lain W-queen, Bixo, Sweger, Ces Plong, Ayam Geprek, Rose Catering, Telur Asin, Dapur Mama, Frozen dan Abon. Mereka rata-rata mendapat penghasilan Rp 5 juta per bulan.

“Para pelaku UMKM juga banyak yang single parent, sehingga program ini sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk biaya menyekolahkan anak-anaknya,” imbuh Rustam. 

Menurut Rustam Aji, Program Kampung Pejabat, tak hanya menumbuhkan pelaku UMKM, tetapi juga mengubah budaya masyarakat di bantaran sungai, yang sebelumnya menganggap sungai hanya sebagai bagian belakang rumahnya, kini menjadi bagian terdepan atau teras rumahnya yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya.

Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, Pertamina memberikan berbagai pendampingan dalam pelestarian lingkungan seperti pengelolaan dan pemilahan sampah organik dan anorganik. Pertamina juga memberikan berbagai bantuan perlengkapan untuk UKM, pencacah sampah, dan taman edukasi pengelolaan sampah. Khusus untuk pelestarian keanekaragaman hayati, Pertamina memberikan bantuan sarana vertical garden, bibit burung beserta sarana pemeliharaannya, serta bibit tanaman produktif.

Baca: Dukung Penanggulangan Karhutla, Pertamina Turunkan Perwakilan Pekerja Bantu Pemadaman Kebakaran

Berdasarkan kajian dan perhitungan di lapangan, berbagai program penghijauan di bantaran sungai ini, dapat menghemat 19,02 Ton CO2e, sehingga bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.

Dengan berbagai program CSR yang berkelanjutan, TBBM Surabaya Group pun berhasil meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai penghargaan tinggi di bidang lingkungan hidup yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai menjunjung etika bisnis disertai tanggung jawab terhadap masyarakat. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas