Tribun

Go Digital, Pascarestrukturisasi Pertamina Pastikan Proses Bisnis Subholding Terpantau melalui PICC

Pertamina Integrated Command Center (PICC) menjadi inovasi pertamina untuk menyajikan data secara real time.

Editor: Content Writer
Go Digital, Pascarestrukturisasi Pertamina Pastikan Proses Bisnis Subholding Terpantau melalui PICC
Istimewa
SVP Human Capital Management PT Pertamina Lelin Eprianto memberikan pemaparan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat mengunjungi ruang Pertamina Intergrated Command Center di Graha Pertamina. Jumat (10/09/2021). 

Komisaris Utama, Basuki Tjahaja Purnama, juga menyatakan bahwa dengan adanya Command Center akan memperbaiki tahapan pekerjaan seluruh lini bisnis Pertamina.

"Fasilitas ini seperti ruang perang, seluruh jenderal bisa menganalisis data di sini untuk mengambil langkah kebijakan ke depan," ujarnya.

Karena itu, ia meminta seluruh manajemen holding dan subholding mulai belajar membuat keputusan dari data yang ada di layar besar Command Center.  "Ini terobosan yang sangat bagus dan harus terus dikembangkan untuk tujuan efisiensi. Kita bisa memanfaatkan semua data untuk membuat kebijakan yang tepat. Dewan komisaris akan sering datang untuk bertukar pikiran dan melihat perkembangannya," kata Basuki.

SVP Human Capital Management sekaligus Tim Leader PICC, Lelin Eprianto, menjelaskan PICC dikelola oleh Perwira (pekerja) Pertamina, dengan display utama yang terdiri dari 84 layar 55 inch untuk memantau dashboard kinerja seluruh subholding, mulai dari Upstream, Gas, Refinery & Petrochemical, Integrated Marine Logistics dan Commercial & Trading dalam mendukung ketahanan energi di Indonesia. Kedepan, juga akan dilengkapi dengan dashboard kinerja Pertamina New & Renewable Energy.

Dashboard hulu bertujuan untuk memastikan Operational Excellence dan kelancaran supply chain oil & gas Pertamina melalui serangkaian aktivitas serta hasil dari operasional pada seluruh aset Subholding Upstream Pertamina, baik yang berlokasi di Indonesia maupun di luar negeri.

Dashboard gas digunakan untuk melakukan monitoring, evaluasi dan optimalisasi kegiatan penerimaan, penjualan dan transportasi gas di Indonesia, termasuk yang melalui pipa Subholding gas Pertamina sepanjang 24 ribu kilometer dan terpanjang di Asia Tenggara.

Dashboard kilang memantau kelancaran supply chain oil & gas Pertamina melalui serangkaian aktivitas operasional serta hasil produksi 7 aset kilang Subholding Refining and Petrochemical Pertamina.

Dashboard Integrated Marine Logistics memonitor pergerakan seluruh kapal yang dipergunakan Pertamina untuk mengangkut minyak mentah maupun seluruh produk-produk Pertamina.

Dashboard Commercial & Trading menyajikan informasi ketersediaan stok BBM sampai level terminal, depot serta SPBU, termasuk proses penjualan dan pelayanan kepada customer. Dengan demikian, apabila terdapat potensi kekurangan BBM di aset Pertamina dapat cepat tertangani, termasuk mendeteksi transaksi anomali atas produk subsidi di SPBU.

Dashboard juga dilengkapi dengan informasi MyPertamina yang fokus pada monitoring pelayanan pembayaran secara digital di SPBU serta informasi dari Pertamina Contact Center 135 yang merupakan layanan Call Center terintegrasi dan layanan interaksi operasional 135 melalui telepon, video call, media sosial dan Pertamina Delivery Service.

PICC  juga memiliki Smart Meeting Room untuk video conference, Interactive TV, Interactive Voice Command dan Smart Glass yang dapat digunakan oleh top manajemen holding dan subholding untuk memutuskan kebijakan strategis perusahaan. 

berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas