Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut Lebih Aman dan Produktif

Pesisir Cilamaya tak selalu ramah bagi nelayan kecil, khususnya di malam hari. Di tengah gelapnya laut, seberkas cahaya sering kali menjadi penentu. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut Lebih Aman dan Produktif
Istimewa
PLTS PORTABEL - Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menghadirkan penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk membantu aktivitas melaut di malam hari. Bantuan tersebut berupa paket penerangan PLTS portabel yang dipasang di kapal nelayan. 

TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG - Pesisir Cilamaya tak selalu ramah bagi nelayan kecil, khususnya di malam hari. Di tengah gelapnya laut, seberkas cahaya sering kali menjadi penentu. 

Apakah jaring bisa ditebar dengan aman, apakah perahu dapat bernavigasi tanpa risiko, dan apakah hasil tangkapan cukup untuk dibawa pulang ke keluarga. Bagi para nelayan pinggir, kegelapan menjadi tantangan harian yang melekat pada profesi mereka.

Kini, cerita itu perlahan berubah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menghadirkan penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk membantu aktivitas melaut di malam hari.

Bantuan tersebut berupa paket penerangan PLTS portabel yang dipasang di kapal nelayan. Sistem ini terdiri dari panel surya yang ditempatkan di bagian atas perahu untuk menangkap sinar matahari saat siang hari, baterai penyimpanan energi, serta lampu penerangan yang dapat digunakan sepanjang malam.

Energi yang dikumpulkan pada siang hari disimpan dalam baterai, lalu dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk lampu di kapal saat nelayan melaut malam. 

Bantuan sederhana ini menghadirkan dampak nyata, dari peningkatan produktivitas hingga penghematan biaya operasional.

Budiman, nelayan yang telah melaut sejak tahun 2000 dan dikenal sebagai Local Hero Pertamina di desanya, merasakan langsung perubahan tersebut. Dulu, ia hanya mengandalkan senter kepala saat melaut malam. Selain melelahkan, alat itu kerap bermasalah ketika terkena air.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sekarang penerangannya sangat terang dan konsisten dari malam sampai pagi. Dulu karena pegal dan khawatir lampu mati, saya hanya bisa menabur jaring beberapa kali. Dengan PLTS, saya bisa sampai lima atau enam kali semalam. Penghasilan pun terasa bertambah,” tuturnya.

Cerita dari nelayan bernama Kiki Mulyana, yang sudah melaut selama 10 tahun. Ia mengaku sebelumnya bergantung pada aki yang mudah drop saat terkena air dan membutuhkan biaya penggantian.

“Dengan energi surya, kami jauh lebih hemat. Penerangannya luas, membantu memilih ikan, juga untuk navigasi supaya tidak terjadi kecelakaan, apalagi di jalur sungai yang sempit. Bahkan di darat pun penerangan PLTS bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki jaring, mengingat bongkar pasang yang mudah. Hal ini sangat membantu kami secara ekonomi dan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” jelas Kiki.

Baca juga: Dorong Inovasi Berkelanjutan, Pertamina Foundation dan Uper Gandeng 23 Mitra Strategis

Bagi nelayan di wilayah yang masih minim penerangan, kehadiran PLTS tak hanya mendukung pekerjaan di laut, tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Energi surya menjadi solusi yang andal sekaligus ramah lingkungan.

Pjs. Corporate Secretary Rizki Vistiari menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

“Kami percaya transisi energi harus menghadirkan dampak nyata di tingkat tapak. Melalui pemanfaatan energi surya, kami ingin membantu nelayan meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan. Inilah wujud komitmen Pertamina NRE untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Ada Pendangkalan Sungai, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Pola Distribusi BBM di Kalimantan Barat

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas