Pesta Bola
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Luka Modric dan Dejan Lovren Usai Piala Dunia Terancam Dipenjara

Luka Modric dan Dejan Lovren Usai Piala Dunia Terancam Dipenjara
fifa.com
Luka Modric dan Dejan Lovren 

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Kapten Timnas Kroasia, Luka Modric dan Dejan Lovren terancam dibui usai pelaksanaan Piala Dunia 2018.

Modric dituduh memberikan kesaksian palsu dalam kasus korupsi dan penggelapan pajak yang dilakukan oleh Zdravko Mamic.

Mamic adalah Presiden Klub Dinamo Belgrade dan kerap disebut-sebut sebagai penguasa sepak bola Kroasia.

Dia juga terkenal sering mengemplang uang transfer pemain.

Mamic sempat didakwa hukuman penjara 6 tahun 4 bulan, tetapi berhasil kabur ke Bosnia.

Modrid terlibat dengan Mamic saat pindah ke Tottenham Hotspur pada tahun 2008.

Mamic terindikasi mengantongi uang transfer Modric.

Sosok yang kini bermain untuk Real Madrid itu pun harus maju sebagai saksi untuk kejahatan Mamic.

Hanya, Modric kini dianggap memberi kesaksian palsu dan tidak memberi keterangan memadai soal praktek korupsi Mamic.

Modric ditengarai akan menghadapi tuntutan setelah Piala Dunia 2018.

Gelandang Real Madrid bisa saja dituntut penjara selama 5 tahun jika terbukti bersalah.

Tak hanya Modric, Dejan Lovren juga terlibat dalam tuduhan pemberian kesaksian palsu terkait transfernya ke Lyon.

Baik Modric maupun Lovren terlibat kasus ini ketika mereka membela Dinamo Zagreb.

Pengadilan telah membuktikan bahwa keduanya secara illegal medapatkan setengah dari uang transfer mereka ke Lyon dan Tottenham.

Keduanya kemudian mentransfer sebagian besar uang tersebut pada keluarga Mamic yang juga sukses menghindari pajak.

  Loading comments...

Berita Populer

Latest News

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas