Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Mendagri Sebut Pilkada Langsung Bisa Jadi Sebab Timbulnya Manipulasi Demokrasi hingga Akar Korupsi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut, pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung bisa menimbulkan terjadinya manipulasi demokrasi.

Mendagri Sebut Pilkada Langsung Bisa Jadi Sebab Timbulnya Manipulasi Demokrasi hingga Akar Korupsi
Wartakota
Ilustrasi- Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut, pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung bisa menimbulkan terjadinya manipulasi demokrasi.

Tak hanya itu, menurut Tito, Pilkada langsung juga bisa memicu terjadinya akar masalah korupsi di daerah.

Hal itu Hal itu diungkapkan Tito dalam webinar bertajuk Mengapa Kita Butuh Kepala Daerah? Persiapan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 yang diselenggarakan oleh Nagara Institute, Sabtu (20/6/2020).

Menurut Tito, manipulasi demokrasi bisa terjadi jika pemilihan langsung diterapkan pada masyarakat yang masih berbentuk piramida.

Menteri dalam negeri (Mendagri), Tito Karnavian di Bogor, Senin (2/3/2020).
Menteri dalam negeri (Mendagri), Tito Karnavian di Bogor, Senin (2/3/2020). (Puspen Kemendagri)

Artinya, masyarakat yang masih sedekit high class, lalu midlle class-nya tidak terlalu besar dan sebagian besar masyarakatnya adalah low class.

"Low class kita adalah mereka yang poorly educated secara pendidikan tidak memadai, kemudian secara kesejahteraan tidak memadai. Mereka belum memahami arti demokrasi," papar Tito, seperti dikutip Tribunnews.com dari siaran langsung di kanal Nagara Institute.

Akibatnya, lanjut Tito, demokrasi dapat dimanipulasi atau didekte oleh para pemegang kekuasaan, para pemegang modal yang memiliki banyak uang serta mereka yang bisa menggiring opini publik karena bisa mengendalikan media.

Baca: Pengawasan Pilkada 2020, Penerapan Protokol Covid-19 Hingga Antisipasi Kerumunan Massa

"Akibatnya yang terjadi adalah kita melihat di lapangan para pemilih-pemilih kita di daerah-daerah yang dipenuhi oleh low class kualitas pemimpin yang dipilih belum tentu sesuai dengan yang diharapkan."

"Karena memang masyarakatnya mudah dimanipulasi," ucap Tito.

Aspek negatif lain yang bisa ditimbulkan akibat pilkada langsung adalah terjadinya akar masalah korupsi di daerah.

Halaman
1234
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas