Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Ini 7 Arahan Lengkap Presiden Terkait Penerapan Protokol Kesehatan dan Penyelenggaraan Pilkada 2020

Berikut 7 arahan lengkap dari Presiden Joko Widodo terkait penerapan protokol kesehatan dan penyelenggaraan Pilkada 2020.

Ini 7 Arahan Lengkap Presiden Terkait Penerapan Protokol Kesehatan dan Penyelenggaraan Pilkada 2020
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Joko Widodo - Presiden RI 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan beberapa arahan terkait pelaksanaan protokol kesehatan pada saat proses Pilkada dan penyelenggarannya.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) melalui konferensi video di Istana Merdeka, DKI Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Kala itu, Presiden membahas mengenai Lanjutan Pembahasan Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Terkait pelaksanaan protokol kesehatan, Presiden Jokowi memberikan 3 arahan tegas.

Pertama, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah segala-galanya.

Penanganan Corona di Indonesia, Presiden Jokowi Tegaskan Fokus Nomor Satu Tetap Kesehatan
Penanganan Corona di Indonesia, Presiden Jokowi Tegaskan Fokus Nomor Satu Tetap Kesehatan (https://www.setneg.go.id/)

Baca: Tito Karnavian Apresiasi 4 Calon Kepala Daerah Ini yang Patuhi Protokol Kesehatan Jelang Pilkada

"Jadi protokol kesehatan tidak ada tawar-menawar," tutur Presiden, dikutip dari Siaran Pers Setkab, Rabu (9/9/2020).

Kedua, keberhasilan untuk keluar dari berbagai risiko akibat pandemi.

Menurutnya, jika berhasil menangani masalah kesehatan maka berbagai permasalahan lain bisa turut serta tertangani.

Untuk itu, Presiden menekankan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pilkada harus dilakukan.

Harus benar-benar ditegakkan dan tidak ada tawar-menawar.

Pasangan Ben-Ujang secara resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/9/2020) siang. Ben-Ujang diantarkan sejumlah partai pengusung dan pendukungnya, dari berbagai partai politik diantaranya, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKPI dan Hanura yang datang sejak siang hingga sore hari dan langsung diterima oleh Komisioner KPU Kalteng.
Pasangan Ben-Ujang secara resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/9/2020) siang. Ben-Ujang diantarkan sejumlah partai pengusung dan pendukungnya, dari berbagai partai politik diantaranya, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKPI dan Hanura yang datang sejak siang hingga sore hari dan langsung diterima oleh Komisioner KPU Kalteng. (Istimewa)

Baca: Banyak Calon Kepala Daerah Langgar Protokol Kesehatan, Ini Kata Bawaslu dan Teguran Keras Kemendagri

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas