Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Rakorsus Tingkat Menteri Bahas Disiplin dan Gakum Protokol Kesehatan dalam Pilkada 2020

Dari hasil pengawasan Bawaslu kemarin, total mereka menemukan 243 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Bapaslon.

Rakorsus Tingkat Menteri Bahas Disiplin dan Gakum Protokol Kesehatan dalam Pilkada 2020
Istimewa
Ilustrasi.Pasangan Ben-Ujang secara resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/9/2020) siang. Ben-Ujang diantarkan sejumlah partai pengusung dan pendukungnya, dari berbagai partai politik diantaranya, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKPI dan Hanura yang datang sejak siang hingga sore hari dan langsung diterima oleh Komisioner KPU Kalteng. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memimpin Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Tingkat Menteri di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat.

Adapun agenda Rakorsus pada hari ini yakni membahas soal disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pantauan di lokasi, Mahfud sudah hadir di lokasi sejak pukul 12.00 WIB. Rapat berlangsung di Ruang Nakula, Kemenkopolhukam.

Beberapa menteri lainnya yang hadir antara lain Mendagri Tito Karnavian, Ketua KPU RI Arief Budiman, dan Ketua Bawaslu RI Abhan.

Kemudian hadir juga Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, dan Deputi Sistem Strategis BNPB B. Wisnu Widjaja.

Baca: Komisi II DPR Kaji Jenis Sanksi Bagi Peserta Pilkada yang Langgar Protokol Kesehatan

Hingga berita ini ditulis, Rakorsus di Kemenkopolhukam masih berlangsung.

Seperti diketahui, Tahapan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Pilkada Serentak 2020 telah berlangsung pada 4 - 6 September 2020. Dalam prosesnya banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Bapaslon.

Menyikapi hal itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI akan meneruskan dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut kepada pihak berwenang seperti kepolisian, TNI dan Satpol PP DKI.

Dari hasil pengawasan Bawaslu kemarin, total mereka menemukan 243 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Bapaslon.

"Bawaslu meminta penanganan pelanggaran bisa dilaksanakan secara tegas oleh instansi lain seperti kepolisian, Satpol PP, Satgas Pencegahan Covid-19, bahkan TNI," ucap Ketua Bawaslu RI Abhan dalam keterangannya, Selasa (8/9/2020).

Bawaslu mengingatkan KPU untuk tegas melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap tahapan.

Sebab KPU sendiri sudah menetapkan aturan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan lanjutan di tengah pandemi Covid-19.

"KPU diminta tegas melaksanakan protokol kesehaan pencegahan Covid-19 untuk setiap tahapan yang ada," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas