Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilpres 2019

Sandiaga: Ketersediaan Lapangan Kerja Masuk Level Pesimis

Ia mengatakan, masyarakat, terutama yang memiliki level pendidikan di bawah S1, sulit mendapatkan pekerjaan.

Sandiaga: Ketersediaan Lapangan Kerja Masuk Level Pesimis
Ria Anatasia/Tribunnews.com
Sandiaga Uno usai bermain basket di Kemepora, Jakarta, Sabtu (15/9/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal cawapres Sandiaga Uno menyebut ketersediaan lapangan kerja di Indonesia sudah memasuki level pesimis atau rendah.

Ia mengatakan, masyarakat, terutama yang memiliki level pendidikan di bawah S1, sulit mendapatkan pekerjaan.

"Ketersediaan lapangan pekerjaan yang sekarang masuk level pesimis. Kita harus lakukan langkah-langkah yg terukur terutama di lulusan S1 ke bawah, SMA, SMP ini sudah masuk ke level pesimis," ujar Sandi di Kemenpora, Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

"Sekarang masih di level 10 persen di bawah pesimis kurang lebih ya. tapi kita jangan sampai masuk ke level yg lebih rendah lagi. karena mayoritas dari angkatan kerja kita kan bukan lulusan S2, S3 tapi di bawah itu," katanya.

Data tersebut, menurut Sandi, berasal dari data ketenagakerjaan Bank Indonesia per Mei 2018.

"Kalau kita lihat bulan Mei 2018, data yang kami dapatkan dari Bank Indonesia itu indeks ketersediaan lapangan kerja sudah masuk ke level pesimis," ungkap Sandi.

"Ini menunjukkan satu afirmasi bahwa di akar rumput di masyarakat ada kekhawatiran yang mendalam terhadap ketersediaan lapangan kerja," katanya.

Mantan Wakil Gubernur DKI itu ingin berupaya membangkitkan kembali lapangan pekerja dengan cara mendorong masyarakat untuk berwirausaha.

"Jadi kita harus bangkitkan satu diskursus yang mendalam, yang bisa membangun secara konstruktif, langkah apa yang bisa dilakukan agar kita tak terperosok lebih dalam lagi ke level pesimis yang lebih dalam," ujarnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas