Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPU Nilai Positif Usulan Debat Kandidat di Kampus

Usulan debat di kampus perlu dipertimbangkan selama kaitan dengan akademik dan tak ada ajakan memilih salah satu pasangan calon.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in KPU Nilai Positif Usulan Debat Kandidat di Kampus
Tribunstyle.com/ Source: Facebook Capres Cawapres 2019
Calon Presiden 2019 Joko Widodo Vs Calon Presiden 2019 Prabowo Subianto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner KPU RI, Ilham Saputra, memandang positif usulan penyelenggaraan debat pasangan calon presiden-wakil presiden di kampus.

Usulan debat di kampus perlu dipertimbangkan selama kaitan dengan akademik dan tak ada ajakan memilih salah satu pasangan calon.

"Nanti biar orang saja yang kemudian memutuskan apakah akan memilih siapa, tetapi bukan ajakan, tetapi ini soal-soal akademik. Tak ada masalah kalau soal-soal akademik," ujar Ilham, Senin (22/10/2018).

Dia menegaskan, KPU RI bertanggungjawab menyelenggarakan debat kandidat. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, debat dilangsungkan sebanyak lima kali selama penyelenggaraan Pemilu 2019.

Baca: Artis Titi Qadarsih Tutup Usia, Sang Putra: Jika Ada Tanggungan yang belum Ditunaikan Kabari Kami

Namun, kata dia, sampai saat ini, belum ada pembahasan mengenai penyelenggaraan debat kandidat di kampus.

"KPU bertanggung jawab. Enggak, enggak ada di kampus. Sampai saat ini belum ada wacana debat kandidat di kampus.
Sama sekali, kami belum bahas itu. Belum bahas itu," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, dia mengaku, belum ada pembahasan mengenai konsep debat. Rencananya, debat kandidat akan mulai dilakukan pada awal tahun 2019.

Baca: Tips Untuk Meningkatkan Berat Badan Anak

Hanya saja, dia menambahkan, konsep debat kandidat tergantung dari materi atau contain yang dibahas.

"Belum kami bahas. Apakah sama dengan kemarin atau sama dengan layaknya yang sekarang kami lakukan atau nanti akan ada format perubahan, lain sedang kami pertimbangkan. Tergantung konten apa, main issues apa, lingkungan atau pelayanan publik. Tematik itu," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas