Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Mardani: Prabowo Tak Ingin Jadi Ayam Aduan

Menurut Mardani, Prabowo akan tampil orisinil dan mengangkat konsep dan road map bagaimana menjadikan Indonesia adil makmur

Mardani: Prabowo Tak Ingin Jadi Ayam Aduan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Prabowo menghadiri undangan kopdar Forum Gabungan Roda 02 (Forgab) di lapangan parkir Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (16/12/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto akan memposisikan diri menjadi negarawan dalam debat perdana Capres-cawapres pada 17 Januari mendatang.

Demikian disampaikan Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera kepada Tribunnews.com, Selasa (8/1/2019).

"Pak Prabowo akan memposisikan diri jadi negarawan. Beliau tidak ingin jadi ayam aduan," ujar Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kepada Tribunnews.com.

Menurut Mardani, Prabowo akan tampil orisinil dan mengangkat konsep dan road map bagaimana menjadikan Indonesia adil makmur melalui penegakan hukum yang adil, menjunjung tinggi HAM, dan memberantas Korupsi.

"Dan memperkuat pertahanan rakyat semesta menghadapi terorisme," tegas Mardani.

Diantara isu yang diangkat Prabowo-Sandi dalam debat, Mardani menyebut penanganan kasus enyiraman air keras yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Baca: Wapres JK Tak Yakin Ada Kerja Paksa yang Dialami Mahasiswa Indonesia di Taiwan

"Salah satunya tentang Novel. Karena ini sangat kentara," sebutnya.

Pertanyaan mengenai penyelesaian kasus Novel, imbuh dia, akan diajukan kepada pasangan capres-cawapres petana Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dalam debat 17 Januari.

"Kerangka penyelesaian masalah Novel. Agar hukum tajam ke atas dan ke bawah," tegasnya.

Sebelumnya Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi berharap setelah pelaksanaan debat pada tanggal 17 Januari diskusi di ruang publik semakin mengarah mendiskusikan program membangun negara selama lima tahun mendatang. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas