Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bamsoet Prihatin Pindahkan Kuburan Gara-gara Beda Pilihan Politik

Sebelumnya gara-gara beda pilihan politik Pilkades 2018 dan Pemilu 2019, makam keluarga terpaksa dibongkar.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Bamsoet Prihatin Pindahkan Kuburan Gara-gara Beda Pilihan Politik
istimewa
Ilustrasi kubur 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo ( Bamsoet) menyayangkan adanya perpecahan yang terjadi di masyarakat hanya karena berbeda pilihan politik.

Salah satunya yakni kejadian pemindahan kuburan di Gorontalo karena berbeda pilihan Caleg. Oleh karena itu menurut Bamsoet, DPR terus mendorong dikajinya Pemilu langsung dan terbuka.

"Ya itu lah yang kita sesalkan, makanya kami di DPR tidak pernah berhenti utntuk mendorong semua keluarga, masyarakat, dan para akademisi untuk mengkaji lagi tentang demokrasi pemilihan langsung dan terbuka ini. Apakah kesiapan rakyat kita sudah sampai pada titik yang baik dalam demokrasi atau belum," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (14/1/2019).

Bamsoet meminta masalah pemindahan kuburan tersebut dapat segera diselesaikan. Ia juga berharap kejaian tersebut tidak terulang.

"Ya tentu kami priharin kalau mendengar berita gara-gara beda pilihan bisa pisah ranjang, apalagi terakhir ini pisah kuburan. Mudah-mudahan bisa kita atasi dengan baik," pungkasnya.

Sebelumnya gara-gara beda pilihan politik Pilkades 2018 dan Pemilu 2019, makam keluarga terpaksa dibongkar. Peristiwa ini terjadi Gorontalo.

Pada Minggu, 9 Desember 2018, lima makam di Desa Jembatan Merah, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, dibongkar paksa untuk dipindahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Lima makam yang dibongkar dan dipindahkan itu merupakan kuburan keluarga Ramin Suleman, salah satu calon di Desa Jembatan Merah yang menjadi lawan politik sang petahana.

Lalu, di Dusun II Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (12/1/2019), 2 makam dibongkar gara-gara beda caleg yang didukung pada Pemilu 2019.

Dua makam dibongkar adalah milik Masri Dunggio yang sudah dikubur 26 tahun lamanya dan makam Siti Aisyah Hamsah yang baru berumur satu tahun.Ternyata, mereka yang berselisih masih memiliki hubungan keluarga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas