Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

TKN Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul di Madura

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyatakan optimismenya bisa memenangkan pemilu 2019 di Madura, Jawa Timur.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in TKN Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul di Madura
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto di sela-sela Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah Tapal Kuda Jawa Timur, Jumat (25/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyatakan optimismenya bisa memenangkan pemilu 2019 di Madura, Jawa Timur.

Sebab, kekalahan Jokowi di Pilpres 2014 karena serangan menggunakan isu agama yang digulirkan kubu Prabowo.

TKN semakin optimis karena isu agama di Madura sudah berbalik arah.

Hal itu disampaikan Sekertaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto di sela-sela Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah Tapal Kuda Jawa Timur, Jumat (25/1/2019).

"Teman-teman dari PPP dan PKB cerita. Sekarang telah terjadi perubahan. Soalnya wudhu saja tak bisa. Ke makam saja meloncati makam. Kemudian tak memahami ziarah kubur padahal itu tradisi keluarga besar Nahdliyin," kata Hasto.

Baca: Surat Ping Ping Sebelum Tewas Gantung Diri: Mohon Dikremasi, Abunya Larung ke Laut Klenteng Kenjeran

Hasto mengatakan berbaliknya isu agama terkait beredarnya video dan foto cawapres Sandiaga Uno ketika wudhu dan ziarah ke makam salah satu ulama NU.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, hal lain adalah kesadaran baru ketika masyarakat Aceh meminta agar calon pemimpin harus bisa membaca Alquran dengan dites secara langsung.

Kubu Prabowo-Sandi, kata Hasto, buru-buru berbalik arah untuk menolaknya.

"Itu artinya sudah termakan isu (agama) yang dipakai sebelumnya," jelas Hasto.

Di luar itu, Jokowi-Ma'ruf berhasil menampilkan sosok yang berdialog dengan rakyat, yang biasa menjawab persoalan rakyat.

Lalu, tidak emosi, tidak menari-nari saat berhadapan di depan publik.

"Jokowi-Ma'ruf mampu menghadirkan pemimpin yang amanah dan rendah hati. Dengan demikian, kami yakin dari laporan yang sudah ada, itu berbalik arah," jelas Hasto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas