Surya Paloh: Masyarakat Bisa Menilai Pernyataan Prabowo
Menurutnya, masyarakat dianggap punya nalar untuk menakar kritik Prabowo soal pemerintahan sejak Orde Baru hingga sekarang.
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tak ambil pusing soal pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Menurutnya, masyarakat dianggap punya nalar untuk menakar kritik Prabowo soal pemerintahan sejak Orde Baru hingga sekarang.
"Pasti masyarakat bisa milah-milah, mana yang cocok yang tepat, 'ah ini hanya ngomong doang kali', masyarakat tahu itu semuanya," ujar Surya di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019).
Menurutnya, wajar saja Prabowo mengkritik, meski tak pernah merasakan berada di pemerintahan.
Sebab mantan Danjen Kopassus itu berada di pihak oposisi.
NasDem, kata Surya Paloh, konsisten menghargai pendapat berbeda itu.
Hanya saja, jangan sampai pernyataan itu memecah persatuan.
"Seperti pemain bola, ada gesekan kanan dan kiri itu biasa, selesai pertandingan kita saling merangkul," kata Surya Paloh.
Surya juga menganggap wajar Prabowo yang mengkritik pemerintahan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca: Pertama di Dunia, Liliyana Natsir Main Bulu Tangkis di Ketinggian
Sebab dalam satu koalisi pun, ada pihak yang berbeda pandangan.
Tak mungkin satu tone semua, kata Surya.
Yang jelas, jangan sampai memecah persatuan bangsa.
Jokowi juga siap menghadapi kritik terhadap pemerintahannya.
Surya memastikan petahana tak mengelak jika dikritik.
Karena memang tak ada satu pemimpin yang sempurna, semua punya kekurangan.
"Saya yakin Pak Jokowi sudah mempunyai kemampuan untuk (mengatasi) itu ya," kata Surya.
Untuk diketahui, Prabowo melontarkan kritik terhadap pemerintahan Indonesia dari masa ke masa. Ia menyebut pemerintah salah kelola negara.
"Jadi Saudara sekalian, dari awal, dari sekian belas tahun, dari saya masih di dalam Orde Baru, saya sudah lihat arah pembangunan ekonomi Indonesia arahnya menuju keliru," kata Prabowo di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di hall Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 6 Februari 2019.
Baca tanpa iklan