Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bahas Isu Stunting, Maruf Amin Dinilai Kuasai Masalah dari Sandiaga

Lena Maryana mengatakan bahwa lontaran pernyataan yang dikeluarkan Maruf tentang stunting membuat Sandiaga seperti tidak menguasai permasalahan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Bahas Isu Stunting, Maruf Amin Dinilai Kuasai Masalah dari Sandiaga
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memaparkan visi misi saat melakukan Debat Ketiga Calon Wakil Preisden Pemilu 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat ketiga kali ini beragendakan penyampaian visi misi dan adu gagasan bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masalah penanganan stunting menjadi hal yang banyak ditunggu oleh berbagai pihak. Apalagi ini masuk dalam materi debat yang dapat dikomentari satu sama lain.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Lena Maryana mengatakan bahwa lontaran pernyataan yang dikeluarkan Maruf tentang stunting membuat Sandiaga seperti tidak menguasai permasalahan.

"Seperti soal sedekah susu, terlihat bahwa solusi yang diajukan Sandiaga tidak implementatif sebab seharusnya penanganan stunting itu penting dalam 1.000 hari pertama," kata Lena di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Sandiaga mencoba menutupi kegagalannya memahami isu stunting dengan menceritakan pengalaman dirinya bersama istri yang memiliki anak di isi 42 tahun.

Baca: Perempuan Bravo 5 Setuju atas Isi Pemaparan KH Maruf Amin dalam Debat Cawapres

Tapi itu tidak memberikan pengaruh banyak karena pernyataan yang diberikan terkait generasi emas.

"Jadi rangkaian cerita yang disampaikan melompat-lompat. Tidak jelas untuk menutupi ketidakpahamannya. Hal ini berbeda dengan pernyataan yang diberikan KH Maruf yang berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang telah dilakukan pemerintah selama ini," kata Lena.

Rekomendasi Untuk Anda

Politisi PPP ini menyimpulkan bahwa gagasan atau program yang diajukan paslon nomor urut 02 tidak jelas dan banyak bolongnya.

"Hanya sekedar diucapkan tanpa kita bisa yakin bahwa hal itu bisa dilaksanakan," tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas