Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Hadiri Kampanye Perdana PDIP, Erick Thohir Ajak Masyarakat Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Erick Thohir, menghadiri kampanye perdana dari PDI Perjuangan, di Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/3).

Hadiri Kampanye Perdana PDIP, Erick Thohir Ajak Masyarakat Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
Vincentius Jyestha
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menghadiri kampanye perdana dari PDI Perjuangan, di Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/3).

Ia nampak tiba mengenakan kaus putih yang dipadukan dengan jaket merah bertuliskan 01.

Saat ditemui awak media, Erick mengajak massa PDI Perjuangan untuk segera bersama-sama menuju GOR Maulana Yusuf Ciceri, Serang, Banten, memberikan dukungan kepada kubu petahana.

Diketahui, paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan melakukan kampanye terbuka di lokasi tersebut.

"Saya rasa hari ini bagus, partai koalisi PDI Perjuangan sudah buka kampanye yang baik. Dan hari ini langsung diteruskan ke alun-alun (di daerah) Ciceri," ujar Erick, di Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/3/2019).

Baca: Awali Kampanye Terbuka, Sandiaga Temui Generasi Milenial di Sragen

Ia menjelaskan, Banten dipilih sebagai lokasi kampanye terbuka kubu petahana, karena daerah itu merupakan tempat kelahiran cawapres 01, Ma'ruf Amin.

"Karena memang pasangan kami K.H. Ma'ruf Amin dari Banten, jadi kita tentu menunjukkan komitmen beliau kepada Banten yang selama ini daerah-daerah yang luar biasa pembangunannya, dan ini kota terdekat dari Jakarta dan perlu disapa," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut semua suara, termasuk Banten penting bagi pihaknya. Semua daerah pun, kata dia, penting untuk disapa dan datangi.

Sebab, hal tersebut sejalan dengan komitmen Jokowi-Ma'ruf Amin tentang Indonesia sentris.

"Ya semua daerah penting. Karena filosofi beliau sendiri kan itu fokusnya itu seluruh daerah tidak per daerah. Seluruh daerah harus disapa, kan pembangunan Indonesia itu Indonesia sentris bukan provinsi sentris," tukas Erick.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas