Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TKN Nilai Curhatan Jokowi Efektif Counter Fitnah

Ace Hasan Syadzily menilai bahwa curhatan Jokowi yang kerap mendapatkan fitnah merupakan hal yang wajar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in TKN Nilai Curhatan Jokowi Efektif Counter Fitnah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo menyapa warga dalam acara Peresmian MRT Jakarta, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase I Bundaran HI - Lebak Bulus sepanjang 16 kilometer resmi beroperasi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi, Ace Hasan Syadzily menilai bahwa curhatan Jokowi yang kerap mendapatkan fitnah merupakan hal yang wajar.

Curhatan tersebut sangat efektif dilakukan untuk menangkal fitnah tersebut.

"Ya tentu (efektif), karena bagaimanapun para kiai para ulama itu kan memiliki masa dibawah gitu ya massa yang selama ini banyak diantara kiai para ulama pun merasa membenarkan adanya fitnah-fitnah tersebut," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (25/3/2019).

Fitnah-fitnah tersebut kata politikus Golkar itu wajib dicounter. Karena berasarkan survei bahwa ada 6 sampai 9 persen orang masih pecaya bila Jokowi terlibat PKI, dan akan melegalkan zina.

"Saya kira ini penegasan pak Jokowi bahwa itu adalah fitnah dan hoaks," pungkasnya.

Baca: Bawaslu Catat Sejumlah Pelanggaran pada Hari Pertama Kampanye Terbuka

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi sangat berapi-api ketika memberikan sambutan di hadapan ribuan pendukungnya dalam acara deklarasi dukungan Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Jokowi juga sempat curhat soal dirinya yang kerap difitnah selama 4,5 tahun terakhir.

Beragam fitnah itu di antaranya sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI), hingga menjadi antek asing.
Kali ini di hadapan ribuan Alumni Jogja Satukan Indonesia, Jokowi menegaskan tidak akan diam.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan bakal melawan fitnah atau hoaks yang dituduhkan padanya.

"Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun, difitnah-fitnah saya diam, dihujat saya diam, dijelekin saya juga diam, dicela direndahkan saya juga diam, dihujat dihina dina saya diam. Tapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan," ucap Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas