Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Respons Surat SBY, Ma'ruf Amin Anggap Kubu Prabowo-Sandiaga Tidak Solid

Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin menilai kubu Prabowo-Sandiaga tidak solid dengan adanya surat dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Respons Surat SBY, Ma'ruf Amin Anggap Kubu Prabowo-Sandiaga Tidak Solid
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Maruf Amin 

Sebelumnya sejumlah pihak menyatakan surat SBY yang menduga ada unsur tidak lazim dan tidak inklusif dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi sebagai bentuk ketidakpuasan presiden Indonesia keenam itu terhadap acara tersebut.

Baca: BPN Yakin Prabowo-Sandiaga Akan Menang Telak di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat

“Saya katakan kepada semua pihak agar tidak menggunakan isu ini untuk adu domba dan untuk kepentingan sesaat, apalagi yang disampaikan Pak SBY adalah mengenai pengalamannya menjadi presiden Indonesia selama 10 tahun agar Indonesia tak terpecah dan siklus lima tahunan Pilpres tetap berjalan baik,” ungkap Hinca ditemui di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada wartawan terkait surat Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono yang mengkritik konsep kampanye akbar Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019). Partai Demokrat menegaskan masih solid mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. (Tribunnews/Jeprima)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada wartawan terkait surat Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono yang mengkritik konsep kampanye akbar Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019). Partai Demokrat menegaskan masih solid mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. (Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/JEPRIMA)

Hinca menjelaskan bahwa melalui surat itu SBY ingin mengatakan bahwa jika nanti terpilih sebagai Presiden Indonesia 2019-2024 maka Prabowo harus menjadi presiden bagi semua masyarakat Indonesia.

Baca: Politisi Demokrat Jelaskan AHY Tak Datang di Kampanye Akbar Prabowo

Dan menurut Hinca surat itu sudah disampaikan langsung kepada Prabowo sebelum acara berlangsung.

“Pak SBY mengingatkan bahwa jika nanti terpilih sebagai presiden maka Pak Prabowo perlu inklusif dan menjadi presiden bagi semuanya, Pak SBY ingin Pak Prabowo memanfaatkan momentum kampanye akbar agar menjadi presiden bagi semuanya,” ucap Hinca.

Hinca menegaskan bahwa pesan tersebut adalah bentuk dukungan SBY agar Prabowo sukses menjalankan kampanye sebagai capres dan sukses melenggang sebagai Presiden Indonesia 2019-2024.

“Pesan itu disampaikan Pak SBY dengan niat agar Pemilu berjalan baik tanpa interprestasi lain,” pungkas Hinca.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas