Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ma'ruf Amin Optimis Rebut Lumbung Suara Prabowo di Lamongan

Di pemilihan presiden 2014 lalu, Prabowo unggul dari Joko Widodo (Jokowi). Prabowo-Hatta mendapatkan 368.586 suara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ma'ruf Amin Optimis Rebut Lumbung Suara Prabowo di Lamongan
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Ma'ruf Amin 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO -- Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin optimis unggul suara dari pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Ma'ruf menghadiri dua agenda di Lamongan. Pertama, apel akbar Banser se-Lamongan. Setelah itu, Banyubang Bersalawat Bersama Gus Ali Gondrong. Ma'ruf optimis bakal merebut lumbung suara Prabowo.

Di pemilihan presiden 2014 lalu, Prabowo unggul dari Joko Widodo (Jokowi). Prabowo-Hatta mendapatkan 368.586 suara sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla (JK), hanya 342.249 suara.

"Ya saya kira itu dulu. Sekarang sudah tidak lagi," ujar Ma'ruf di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019).

Ma'ruf mengatakan, tim kampanye pasangan calon presiden nomor urut 01 sudah melakukan konsolidasi untuk pemenangan. Yakni, bersama tokoh-tokoh masyarakat, dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), dan juga sejumlah pimpinan pondok pesantren.

"Sudah konsolidasinya semua di sana. Tokoh-tokoh masyarakatnya, NU-nya, pesantrennya, seluruhnya lah, sudah menyatakan dukungan kepada 01," kata Ma'ruf.

Baca: Pegawai KPK Sampaikan Petisi Upaya Menghambat Penanganan Kasus Korupsi, Ini 5 Poinnya

Paslon 01 menargetkan kemenangan di atas 60 persen di Jawa Timur. Ma'ruf berharap menang di seluruh kabupaten di Jawa Timur. Di Lamongan, Ma'ruf akan menyampaikan kepada masyarakat untuk mendukung program Jokowi-Ma'ruf.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang kedua tidak percaya hoaks dan fitnah yang memang terus saja dijalankan," tutur Ma'ruf.

Yang ketiga, ucap Ma'ruf, warga Lamongan diharapkan tidak terintimidasi saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu (17/4/2019) mendatang.

"Jangan sampai terintimidasi untuk tidak hadir ke TPS atau dia itu tidak Istiqomah, tidak tetap hatinya berubah, itu yang nanti disampaikan," imbuh Ma'ruf. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas