Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Warga Solo Mulai Mendatangi Kampanye Prabowo di Lapangan Sriwedari

Calon Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri kampanye terbuka di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (9/4/2019).

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Warga Solo Mulai Mendatangi Kampanye Prabowo di Lapangan Sriwedari
HANDOUT
Warga menyambut arak-arakan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berkampanye di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri kampanye terbuka di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (9/4/2019).

Prabowo akan menyapa pendukungnya di lapangan, Sriwedari, Solo pada pukul 11.00 WIB.

Pantauan Tribunnews.com, warga sudah berdatangan ke lokasi kampanue akbar sejak pagi.

Mereka mayoritas mengenakan baju putih.

Lokasi kampanye terbuka juga dipenuhi bendera partai pengusung dan pendukung.

Diantaranya bendera Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, dan berkarya.

Baca: Prabowo Dijadwalkan Kampanye Akbar di Kampung Jokowi Hari Ini

Adapun warga yang hadir tidak hanya berasal dari Solo, melainkan juga dari Tegal, Purwodadi. Semarang, dan kota-kota lainnya di Jateng.

Rekomendasi Untuk Anda

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Fadli Zon mengatakan bahwa pihaknya memilih kota Solo sebagai tempat kampanye untuk menggenjot suara di Jawa Tengah.

Menurut Fadli, pihaknya sadar masih kekurangan suara di Jateng.

"Karena di Jawa Tengah kemarin kita melihat masih kurang dukungan ya kita harus bekerja lebih keras kira-kira begitu," kata Fadli, Selasa (8/4/2019).

Sebenarnya menurut Fadli, kampanye terbuka akan digelar di semarang, hanya saja tidak mendapatkan izin.

"Sebenarnya Kemarin kami mengharapkannya di Semarang tapi tidak diizinkan ya, yang saya dengar dari laporannya tidak diizinkan di simpang lima itu kita berharap nya tidak di Solo tapi di Simpang Lima tapi tidak diizinkan Jadi kami ini banyak mengalami diskriminasi di dalam kegiatan kegiatan kampanye ini ada yang boleh ada yang tidak boleh," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas