Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilpres 2019

Erick Thohir: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Sehat Untuk Rakyat, Jangan Dibolak Balik

Namun, Erick Thohir memastikan pertembuhan ekonomi di pemerintahan Jokowi memperhatikan rakyat kecil

Erick Thohir: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Sehat Untuk Rakyat, Jangan Dibolak Balik
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Erick Thohir di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Erick Thohir menjawab kritikan kubu Prabowo soal pertumbuhan ekonomi yang tak sampai 7 persen.

Erick Thohir menyebut, apa yang dilakukan Jokowi dengan melakukan pembangunan di daerah-daerah luar pulau Jawa merupakan resiko melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Baca: Erick Thohir Berterimakasih Kepada Insan Media yang Telah Mendukung Suksesnya Konser Putih Bersatu

Namun, Erick Thohir memastikan pertembuhan ekonomi di pemerintahan Jokowi memperhatikan rakyat kecil.

"Tetapi pertumbuhan 5 persen ini jauh lebih sehat dari 7 persen, kalau 7 persen hanya dapat orang-orang saja, bagian-bagian tertentu. Ini yang terbalik-balik. Program Jokowi yang sangat merakyat, tapi di lain pihak bilang elite-elite. Ini kebolak balik," kata Erick Thohir di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019).

Selain itu, Erick Thohir menyebut, jika pertumbuhan ekonomi di pemerintahan Jokowi juga menguntungan pengusahan dan terutama rakyat. Sebab, sebagai elit, Erick mengakui hal tersebut.

Terlebih, Jokowi selalu melakukan pengecekan langsung terkait program-program kerakyatan yang dibangunnya.

"Saya bagian dari elite. Saya merasakan itu. Justru saya melihat, saya percaya program yang pak Jokowi lakukan ini luar biasa, bagaimana langsung menyebtuh rakyat. Beliau bukan tipe ABS (asal bapak senang-red)," ungkap Erick.

"Beliau kenapa blusukan, karena ingin mengecek apa yang terjadi di program-program itu. Bukan kebolak balik nih," pukasnya.

Diketahui, Capres 02 Prabowo Subianto sempat meragukan data pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5 persen.

Di acara kampanye akbar, Prabowo Subianto kembali menuding pejabat dan elite politik sering menyampaikan pertumbuhan ekonomi yang tak sesuai dengan kenyataan.

Dengan meniru gerak-gerik ala politisi saat berpidato, Prabowo Subianto menyindir para 'elite' tersebut.

Baca: Jalani Debat Pilpres Terakhir, Jokowi : Kita Praktik, Bukan Teori

"Ya bapak, ibu, kita sampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi telah mencapai 5 persen," kata Prabowo dengan suara yang dibuat-buat.

Tak lama kemudian, Prabowo menimpali ucapannya sendiri, "Lima persen ndasmu!"

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas