Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Indo Barometer Prediksi AHY Jadi Capres di Pilpres 2024 dari Poros Ketiga

Hal itu bisa terjadi jika Undang undang (UU) Pemilihan Presiden 2024 masih sama dengan Pilpres 2019

Indo Barometer Prediksi AHY Jadi Capres di Pilpres 2024 dari Poros Ketiga
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari saat konferensi pers, di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2024 mendatang diprediksi bakal menjadi calon terkuat Presiden periode 2024-2029 dari poros ketiga.

Hal itu bisa terjadi jika Undang undang (UU) Pemilihan Presiden 2024 masih sama dengan Pilpres 2019.

Baca: Kabar Terbaru Ani Yudhoyono, Annisa: Saya dan AHY Harus Segera ke Singapura

Undang undang (UU) nomor 7 tahun 2017 mengatur bahwa Pemilihan Legislatif dilaksanakan secara bersamaan dengan Pemilu Presiden.

Jika UU sama maka syarat pengajuan pasangan Presiden dan Wakil Presiden 2024 adalah berpijak pada hasil Pemilihan Legislatif 2019.

"Berdasarkan hasil survei Indo Barometer yang telah dilaksanakan di seluruh Provinsi di Indonesia, yang meliputi 34 Provinsi, pada tanggal 1 sampai 7 April 2019. Tampak bahwa kandidat pemenang Pemilu Legislatif adalah PDIP Perjuangan. Disusul Partai besutan Prabowo, Partai  Gerindra diposisi Runner up," ucap Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari saat konferensi pers, di Hotel Harris, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2019).

"Prediksi penghuni Partai papan tengah ditempati Golkar, PKS, PKB, Demokrat, PPP, PAN, Nasdem serta Perindo. Dan partai yang terancam tidak lolos ambang batas (parliamentary threshold) yakni, Partai Berkarya, PSI, Hanura, PBB, PKPI dan Partai Garuda," kata M Qodari.

Baca: Link Live Streaming Semifinal Singapore Open 2019, Marcus/Kevin Siap Rebut Tiket Final

Melihat data prediksi hasil Pileg 2019 tersebut, kemungkinan ada dua parpol yang bisa memajukan calon Presiden dan wakil Presiden, yakni PDIP dan Gerindra.

Karena itu, menurut M Qodari, ada dua skenario Pilpres 2024.

Skenario pertama, katanya, hanya ada dua pasangan calon Presiden, yakni koalisi pasangan calon Presiden yang dipimpin PDIP kembali bertarung dengan koalisi pasangan calon yang dipimpin partai Gerindra.

Sementara Partai papan tengah akan terbelah masuk mendukung gerbong koalisi PDIP atau Gerindra.

"Namun tidak menutup kemungkinan peluang terbentuknya poros ketiga. Poros pertama 
dipimpin PDIP, poros kedua dipimpin Gerindra, poros ketiga dipimpin SBY atau Partai Demokrat," terangnya.

M Qodari mengatakan SBY berpotensi menjadi motor poros ketiga, mengingat posisinya selaku ketua umum Demokrat sekaligus mantan Presiden dua periode.

Baca: Bila Terpilih, Prabowo Sebut AHY akan Jadi Salah Satu Bagian dari Pemerintahannya

Walaupun kemungkinan besar posisi ketua umum Demokrat akan diduduki oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada kongres yang akan datang.

"Jika AHY telah menjadi ketua umum Demokrat, tentunya SBY akan berusaha menjadikan AHY sebagai calon Presiden dari koalisi poros ketiga yang terdiri dari Partai Demokrat dan partai- partai menengah lainnya," tandasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: chaerul umam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas