Tribun

Pilpres 2019

Ma'ruf Amin Bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Senen, Jakarta Pusat

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Ma'ruf Amin Bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Pertemuan turut dihadiri Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Rais Syuriyah PBNU Mustofa Aqil Siroj dan Ali Akbar Marbun, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, serta pengurus PBNU lainnya.

Said Aqil mengatakan, PBNU mengadakan syukuran atas keberhasilan Indonesia melaksanakan pemilihan umum 2019 dengan aman. Menurut Said, Indonesia sudah dewasa dalam berbangsa dan bernegara.

"Hari ini, sengaja PBNU mengadakan syukuran. Mengucap syukur kepada Allah, bahwa bangsa Indonesia telah berhasil dan sukses melaksanakan Pileg dan Pilpres pada 17 April dengan aman," ujar Said Aqil.

Baca: Intelijen Srilanka Sudah Tahu Bakal Ada Serangan Mematikan, tapi Kenapa Masih Bisa Bobol?

Baca: Datangi Polisi, Andre Taulany Sebut Akun Sosmed Istrinya Dihack

Indonesia dengan muslim sebagai mayoritas, ucap Said, dinilai mampu berdenokrasi. Menandakan Islam dan demokrasi tidak bertentangan, bahkan saling memperkuat.

"Karena itu bagi kita sistem demokrasi sudah menjadi pilihan yang terbaik dalam berbangsa dan bernegara," tutur Said.

NU menyampaikan rasa syukur karena melalui Pemilu 2019, masyarakat Indonesia bisa menunjukan ke dunia internasional, bahwa Islam di Indonesia bisa membangun kebudayaan, dan membangun sistem demokrasi yang baik, aman, dan lancar.

Pada kesempatan ini, Said Aqil juga mendoakan para petugas penyelenggara Pemilu yang wafat saat melaksanakan tugas mengawal pesta demokrasi tahun ini.

"Mudah-mudahan amal mereka diterima Allah SWT, diampuni secara kekhilafan dan dosanya. Kedepan kita rajut kembali persatuan dan kesatuan kita," imbuh Said.

Ia juga mengimbau kepada seluruh Nahdliyin agar bersabar menunggu hasil rekapitulasi suara, yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum pada 22 Mei 2019. Dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang melaksanakan Pemilu dengan aman dan damai.

"Kita memohon kepada Allah dan kita tetap mampu mengatasi masalah. Di sana sini ada ancaman katanya ada people power tapi kita punya Allah, Rasulullah, Insha Allah semuanya tidak terjadi," tutur Said.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas