PON XX Papaua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PON Papua

Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari Peraih Emas Voli Pantai Sudah Disiapkan Empat Tahun Lalu

Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari Peraih Emas Voli Pantai Sudah Disiapkan Empat Tahun Lalu
wartakota
Pelatih voli pantai putri NTB, Agus Salim 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Tim Voli Pantai Putri NTB kembali menunjukkan dominasinya di perhelatan PON untuk yang ke empat kalinya.

Kali ini, persembahan medali emas dihasilkan oleh pasangan voli pantai putri NTB I, Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari.

Keduanya berhasil mengalahkan pasangan DIY I, Yokebeb Purari Eko Setyaningrum/Maria Dwiningtyas di partai final dengan skor 2-1 (17-21, 21-17, 13-15).

Keberhasilan keduanya pun menjadi catatan emas bagi NTB, dimana sebelumnya medali emas telah mereka raih sejak PON Kalimantan Timur, PON Riau, PON Jawa Barat dan terbaru PON Papua.

Kejayaan NTB di voli pantai putri pun tak lepas dari tangan dingin Agus Salim yang penuh dengan ketenangan dalam meracik strategi.

Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari saat dikalungkan medali oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah
Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari saat dikalungkan medali oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (wartakota)

"Kemenangan hari ini sesuai dengan prediksi kami, karena memang anak kami ini adalah binaan empat tahun lalu. Malah, PON 2016 mereka memperkuat NTB II. Dulu NTB I yang meraih medali emas. NTB I tak bisa bermain lagi di PON, jadi mereka naik ke NTB I, dan meraih medali emas. Jadi mereka (Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari) sudah disiapkan untuk meraih medali emas di PON yang sekarang, Alhamdulillah sesuai dengan prediksi," ujarnya usai laga di Koya Koso, Minggu (10/10/2021).

Hanya saja, Agus menilai PON XX Papua kali ini menyajikan pertandingan yang di luar dugaan.

Ia menyebut pemain muda saat ini punya fisik yang luar biasa yang menyulitkan timnya, seperti Jatim I, dan DIY I.

"Kami hanya bermain di strategi saja, tak lagi bermain di fisik. Kami menangnya di strategi saja, keberanian dan nyali anak-anak dalam bermain," tambahnya.

Bagi Agus Salim, mempersembahkan medali emas yang ke empat kalinya untuk NTB belumlah cukup.

Ia masih ingin mempersembahkan medali yang sama di PON 2024 mendatang.

"NTB harus mempersembahkan medali emas," tambahnya. 

Berita Populer

Latest News

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas