Tribun

Hindari Kesan Angker, Layanan Pemakaman Muslim Ini Dirancang Layaknya Taman 

Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden Karawang berinisiatif menawarkan pilihan bagi masyarakat yang ingin menguburkan jenazah keluarganya

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Hindari Kesan Angker, Layanan Pemakaman Muslim Ini Dirancang Layaknya Taman 
Istimewa
Menghindari kesan angker layaknya lokasi pemakaman pada umumnya, konsep pemakaman Al Azhar Memorial Garden dirancang seperti taman dengan rerumputan hijau berhias bunga-bunga yang indah. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah kasus kematian akibat Covid-19 mulai melandai. Meski begitu, pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden menyatakan tetap siaga 24 jam bilamana ada masyarakat yang ingin memakamkan kerabatnya di taman pemakaman muslim terindah tersebut.

Pertengahan tahun lalu, saat puncak gelombang kedua Covid-19 melanda Indonesia menyebabkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) kewalahan menerima jenazah akibat nyaris kelebihan kapasitas.

Menyadari situasi tersebut, Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden Karawang berinisiatif menawarkan pilihan bagi masyarakat yang ingin menguburkan jenazah keluarganya.

Sejumlah tokoh, artis selebriti, bahkan diplomat yang meninggal akibat COVID-19 tercatat dimakamkan di sana.

GM Agency Development Taman Pemakaman Islam Al Azhar Harry Efriyal menjelaskan, demi menghindari kesan angker layaknya lokasi pemakaman pada umumnya, konsep pemakaman Al Azhar Memorial Garden dirancang seperti taman dengan rerumputan hijau berhias bunga-bunga yang indah.

Baca juga: Ziarah ke Makam Adjie Massaid, Angelina Sondakh Minta Maaf, Merasa Gagal Penuhi Amanah

Tak hanya itu, konsep walkway di depan setiap makam akan mempermudah langkah menuju pemakaman. Jarak antara makam satu dengan lainnya cukup luas sehingga masyarakat tak perlu khawatir makam terinjak, terlangkahi, dan terduduki.

“Lokasi makam juga sangat mudah ditemukan oleh peziarah. Sebab, setiap makam memiliki nomor alamat sehingga memudahkan peziarah untuk menemukan makam yang dituju,” jelas Harry.

Harry menyebutkan, kompleks pemakaman ini memiliki luas 25 hektare dan beroperasi sejak 2011,  terdiri dari 30.000 unit kavling pemakaman.

Dibangun dengan konsep "makam dalam taman", pemakanan ini berkembang dengan landscape taman yang dilengkapi fasilitas dua musala (indoor dan outdoor), lounge, tempat istirahat outdoor, function hall serta fasilitas pemulasaran atau pengurusan jenazah.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas