Foke: Saya Tidak Akan Terima Parsel Lebaran
banyak yang sudah membicarakan mengenai parsel lebaran, tak terkecuali Gubernur DKI Fauzi Bowo.
Penulis:
Danang Setiaji Prabowo
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru memasuki minggu kedua bulan Ramadan, banyak yang sudah membicarakan mengenai parsel lebaran, tak terkecuali Gubernur DKI Fauzi Bowo. Namun, Foke menegaskan tidak akan menerima parsel saat lebaran untuk menghindari indikasi menerima gratifikasi yang dapat menyeret pejabat publik ke ranah hukum.
Atas dasar tersebut, Foke pun memerintahkan kepada jajarannya agar tidak menerima parsel saat lebaran. Menurutnya lebih baik parsel ataupun uang yang hendak diberikan, disalurkan ke badan amil zakat seperti Bazis, panti asuhan, atau lembaga sosial lainnya.
"Saya tegaskan larangan menerima parsel ini berlaku di seluruh lingkungan kerja Pemprov DKI, termasuk saya sendiri tidak akan menerima parsel. Saya khawatir bila parsel tersebut diterima akan menimbulkan salah pengertian karena berkaitan dengan tugas dan jabatan para pejabat DKI," ujar Foke, Selasa (9/8/2011).
Dikatakannya, parsel tersebut bisa saja akan menimbulkan salah sangka bagi pihak yang memberikan. Misalnya pihak yang memberikan bermaksud agar pejabat DKI menyalahgunakan wewenang demi kepentingan tertentu. "Ini juga untuk menghindari masalah hukum terkait gratifikasi atau tindak pidana korupsi.
Kebijakan ini juga sudah diatur dalam Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2001 pasal 12 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi," ucapnya.
Ditambahkannya, bagi para kolega atau mitra kerja para pejabat DKI lainnya, agar tidak mengirimkan parsel dan menyalurkan kelebihan uang tersebut ke kaum dhuafa dan panti asuhan yang ada di Jakarta. Foke optimis seluruh pimpinan SKPD dan UKPD di jajaran Pemprov DKI sudah mengetahui imbauan tersebut dan telah mentaati setiap tahunnya.