Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jelang Puasa Pedagang Sayur Jual Kolang Kaling

Menjelang bulan Ramadan, banyak pedagang sayur yang memanfaatkan bulan suci ini dengan menjual manisan kolang-kaling

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Rini Ayuningtias

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang bulan Ramadan, banyak pedagang sayur yang memanfaatkan bulan suci ini dengan menjual manisan kolang-kaling
sebagai tambahan penghasilan.

Nanang (41), misalnya, pria yang sehari-harinya berjualan cabe dan
kentang di Pasar Induk Kramat Jati ini mengaku berjualan kolang-kaling karena manisan ini banyak disantap orang saat berbuka puasa.

"Kolang-kaling yang saya jual dikirim langsung dari Cianjur, Jawa Barat. Harga jual perkilogram (kg)nya Rp 6.000" ujar Nanang.

Untuk membayar sewa tempat, Nanang harus merogoh koceh sebesar Rp 300 ribu. Sehari-harinya, tempat penampungan sementara puluhan karung berisi kolang-kalingnya tersebut adalah tempat parkir kendaraan bermotor di Pasar Induk Kramat Jati.

Tak hanya Nanang, ada pula Ny. Sitohang (50) yang memanfaatkan kolang-kaling sebagai tambahan penghasilan.

"Kalau lagi ramai, saya bisa beli lebih dari tujuh buah karung kolang-kaling." jelas Sitohang yang biasa berjualan sayur mayur di Pasar Cisalak, Jawa Barat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Kolang-kaling yang dibeli Sitohang sendiri bukan berasal dari Cianjur, melainkan dari Sipirok, Tapanuli Selatan, Medan.

"Harga beli perkilogram (kg)nya lebih mahal dari yang Cianjur, yaitu Rp 7 ribu,
kalau mendekati lebaran harganya malah bisa jadi dua kali lipat." katanya.

Menurut Sitohang, kolang-kaling banyak diminati pembeli karena bisa disajikan dengan beragam kreasi semisal kolak, campur sirup dan sebagainya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas