Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lebaran 2020

Bantu Warga yang Tak Mudik Tetap Jalankan Tradisi 'Munjung' Jelang Lebaran, Danar Bagikan Kisahnya

Danar, warga di Sukoharjo, bantu masyarakat yang tak tak mudik untuk tetap menjalankan tradisi munjung menjelang lebaran.

Bantu Warga yang Tak Mudik Tetap Jalankan Tradisi 'Munjung' Jelang Lebaran, Danar Bagikan Kisahnya
Dokumen Pribadi
Danar, warga di Sukoharjo, bantu masyarakat yang tak bisa mudik untuk tetap menjalankan tradisi munjung menjelang lebaran. 

"Bisa bonus kostum sehingga cucu yang ada di rumah neneknya bisa terhibur tapi tetap pakai protap corona cuci tangan, pakai masker, kalau keluarganya pengen pakai kostum ya pakai, kalau nggak ya pakai batik," terangnya.

Sementara itu, Danar menyampaikan, ia sangat berharap mata rantai Covid-19 bisa secepatnya terputus dengan kepatuhan masyarakat untuk tidak mudik ke kampung halaman.

Ia juga berharap bisnisnya yang menerapkan jemput bola ini bisa menginspirasi banyak orang.

"Semoga yang lain bisa meniru, ini jasa bisa untuk peluang bisnis jemput bola."

"Kalau jualan nunggu di rumah belum tentu laku, kita upload di Facebook, main kreatif," ujarnya.

Reaksi Orang Tua yang Menerima Paket Makanan Tradisi Munjung

Danar mengatakan, usaha jasa yang ia buka ini memang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat yang tidak bisa mudik lebaran.

Saat mengantarkan paket munjungnya, Danar mengaku langsung menghubungi pelanggannya melalui panggilan video sebagai bentuk laporannya.

Dengan demikian, menurut Danar, pembelinya dapat menyaksikan langsung bahwa orang tuanya telah menerima paket munjung darinya.

Baca: Jelang Lebaran, Polisi Tindak 94 Travel Gelap Bawa 546 Penumpang Mudik ke Kampung Halaman

Danar pun menceritakan reaksi seorang ibu yang mendapat paket makanan tradisi munjung dari satu di antara pembelinya,

"Nah itu waktu video call, ibunya pun berkaca-kaca," kisah Danar.

"Akhirnya corona tidak memutuskan silaturahmi, kita tidak bisa mudik tapi kita punya teknologi lewat video call," tambahnya.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta)

Ikuti kami di
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas