Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Video Kor Online Nyanyikan Selamat Lebaran Ditonton 85 Ribu Kali, Inisiator: Awalnya Cuma Iseng

Belum lama ini warganet dibuat heboh dengan beredarnya video kor online yang menyanyikan lagu Selamat Lebaran viral di media sosial.

Video Kor Online Nyanyikan Selamat Lebaran Ditonton 85 Ribu Kali, Inisiator: Awalnya Cuma Iseng
Tangkap layar channel Katolik Garis Lucu
Video Kor Online Nyanyikan Selamat Lebaran Ditonton 85 Ribu Kali, Inisiator: Awalnya Cuma Iseng 

TRIBUNNEWS.COM - Belum lama ini, warganet dibuat heboh dengan beredarnya video kor online yang menyanyikan lagu Selamat Lebaran viral di media sosial.

Video tersebut menjadi bahan perbincangan warganet setelah diunggah oleh akun Twitter @KatolikG, Sabtu (23/5/2020).

Hingga Senin (25/5/2020) video ini, telah diputar sebanyak 85,5 ribu kali dan dibagikan ulang oleh lebih dari 1,5 pengguna Twitter lainnya.

Saat dihubungi Tribunnews, admin @KatolikG sekaligus inisiator kor online lagu Selamat Lebaran, Katomin Kartodimejo menceritakan kisah dibalik video viral tersebut.

Karto menjelaskan video cover lagu Selamat Lebaran merupakan bagian dari project  kor online yang diinisiasi akun @KatolikG sejak awal bulan April lalu.

Baca: VIRAL Pria Ini Bongkar Pembatas Jalan Berkali-kali di Hadapan Polisi, Sebut Hari Raya Hari Kebebasan

"Ini sebenarnya project iseng awalnya. Itu sejak awal April kurang lebih tanggal 5 April. Saya sebagai admin akun Twitter dan Instagram Katolik Garis Lucu iseng-iseng buat apa ya, kan sebelumnya saya nonton beberapa virtual choir di timeline."

"Kira-kira bisa nggak ya, kalau saya mengumpulkan temen-temen Katolik yang suka nyanyi bikin buat project yang sama. Awalnya di situ," katanya lewat sambungan telepon, Senin (25/5/2020).

Karto kemudian melanjutkan ceritanya, awalnya ia tidak memiliki gambaran perihal project ini.

Karto memanfaatkan aplikasi pertemuan virtual Zoom untuk mengajak peserta panduan suara untuk bernyanyi bersama-sama.

Namun, ketika itu hasilnya tidak maksimal.

"Nyoba dan ternyata kita-kita tidak bisa, duh gimana ya. Kok mereka cepat dan bisa bikin, gimana ya? Kemudian ada usul, ini mas kita masing-masing rekam lalu ngirim videonya ke njenengan (kamu, red)."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas