Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PBNU Minta Pendakwah Diminta Sampaikan Ceramah tentang Esensi Islam dan Hindari Bernada Provokasi

PBNU meminta para pendakwah untuk menyampaikan esensi Islam serta menghindari ceramah provokatif

PBNU Minta Pendakwah Diminta Sampaikan Ceramah tentang Esensi Islam dan Hindari Bernada Provokasi
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siradj 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memperbolehkan umat Islam, terutama kalangan Nahdliyyin untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah dan salat Idulfitri di masjid meski saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Namun, PBNU menekankan penerapan protokol kesehatan Covid-19 harus tetap dijaga selama beribadah.

Hal itu tertuang dalam Panduan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H yang dikeluarkan oleh PBNU.

Ormas Islam terbesar di Tanah Air itu mengimbau umat Islam untuk meramaikan masjid dengan rangkaian ibadah selama Ramadan.

”Senantiasa meningkatkan amaliah keagamaan serta berupaya taqorrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT, memakmurkan masjid dan musala dengan melaksanakan salat fardu berjamaah, salat tarawih berjamaah, tadarus Alquran, itikaf dan memperbanyak amalan sunah lainnya dengan tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah,” begitu bunyi kutipan salinan panduan yang dikonfirmasi Ketua PBNU Robikin Emhas itu.

Baca juga: Buka Mukernas PKB, Jokowi Ucapkan Terima Kasih kepada Ulama yang Dukung Pemerintah

PBNU juga mengimbau jemaah melakukan kegiatan sosial pembinaan umat.

Lalu, PBNU meminta para pendakwah untuk menyampaikan esensi Islam serta menghindari ceramah provokatif.

PBNU juga mengimbau warga Nahdliyyin mematuhi kebijakan pemerintah terkait silaturahmi saat Idulfitri. Seperti diketahui, pemerintah melarang mudik pada tahun ini guna mencegah penularan Covid-19.

PBNU berharap para pendakwah juga menyosialisasikan kewajiban zakat. Mereka pun menyampaikan imbauan terkait pelaksanaan salat Id.

"Melaksanakan salat Idulfitri 1442 H di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah," bunyi poin keenam panduan tersebut.

Baca juga: POPULER NASIONAL Ketentuan THR 2021 | Presiden-Wapres Sudah Diskusi soal Reshuffle Kabinet

Halaman
123

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas