Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ramadan 2021

Bagi Lansia yang Tak Mampu Menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadan, Bagaimana Hukumnya?

Para lansia atau lanjut usia mengalami penurunan metabolisme dan fungsi dari organ-organ tubuh. Energi dan stamina mereka berbeda dengan orang muda.

Bagi Lansia yang Tak Mampu Menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadan, Bagaimana Hukumnya?
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi para lansia yang masih sehat di hari tuanya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para lansia atau lanjut usia mengalami penurunan metabolisme dan fungsi dari organ-organ tubuh.

Oleh karena itu, energi dan stamina yang dimiliki oleh para lansia tidak sama seperti mereka yang masih muda.

Lantas bagaimana hukumnya jika lansia menjalankan puasa?

Baca juga: Kapan Waktu Tepat Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami Istri di Bulan Ramadan?

Puasa memang ibadah wajib bagi umat Islam. Hal ini tercantum di dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa."

Di sisi lain, puasa berada pada rukun Islam yang ketiga. Maka tidak sempurna imannya jika tidak menunaikan kelima rukun tersebut. 

Namun, ada kasus tertentu, puasa harus dijalankan bagi mereka yang mampu.

Bagi lansia yang kesulitan menjalankan puasa, diperbolehkan tidak melaksanakan ibadah ini di bulan Ramadan.

Hal ini juga berdasarkan pada Al-Qur'an dalam surat Al Baqarah ayat 184:

"...Wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya."

Baca juga: Berkumur Saat Wudhu di Bulan Ramadan Bisakah Membatalkan Puasa?

Islam telah memberikan keringanan pada hambanya yang memiliki keterbatasan dalam melaksanakan puasa.

Sebagai gantinya, puasa boleh diganti oleh fidiah. Dimana memberikan barang kepada fakir miskin.

Fidiah untuk mengganti puasa lansia adalah mengeluarkan makanan pokok sebesar satu mud (6-7 ons) untuk satu hari yang ditinggalkan dan dibayarkan ke fakir miskin.

Bisa memberikan bahan makanan langsung, atau uang seharga bahan makan tersebut.

Editor: Willem Jonata

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas