Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sulsel Yakin Pantja jadi Ketum Pemuda Muhammadiyah

Muktamar Pemuda Muhammadiyah Jumat (21/05/2010), mem

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Widiyabuana Slay
Laporan Citizen Reporter: Haidir Fitra Siagian, Wasekretaris Pemuda Muhammadiyah Sulsel, dari Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur

TRIBUNNEWS.COM - Muktamar Pemuda Muhammadiyah Jumat (21/05/2010), memasuki hari kedua. Pada hari kedua ini diisi dengan ceramah oleh Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan. Beliau menjelaskan program yang akan dilakukan Kementerian Kehutanan RI dalam melestarikan hutan dan rencana penanaman dua milyar pohon di seluruh Indonesia.

Dalam kaitan ini, mantan anggota DPR RI dari fraksi PAN ini, meminta kepada Pemuda Muhammadiyah ikut  serta mensukseskan program tersebut.

Selain Menteri Kehutanan, acara muktamar juga rencananya akan diisi ceramah oleh Mantan Ketua MPR Amien Rais, dan Ketua MPR saat ini, Taufiq Kemas. Namun keduanya berhalangan hadir dengan alasan kesehatan terganggu.

Muktamar juga telah mendengarkan laporan pertanggungjawaban  Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Periode 2006-2010 yang diketuai oleh Muhammad Izzul Muslimin, yang jugakomisioner KPI Pusat ini.

Sebelumnya, muktamirin juga memperoleh tauziyah dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr HM Din Syamsuddin, MA. Beliau  meminta Pemuda Muhammadiyah menjadikan acara muktamar sebagai ajang silaturrahim,  musyawarah dan wahana pencerahan.

Menurutnya, bangsa kita belum bisa mandiri secara hakiki karena kita belum memiliki kedaulatan politik dan kedaulatan ekonomi. Kita masih tersandra dengan kepentingan asing yang  ditutupi dengan retorika kepentingan rakyat.

Beliau juga meminta muktamar Pemuda Muhammadiyah ini turut mencari solusi atas  masalah kemandirian bangsa ini.  Dia juga meminta Pemuda Muhammadiyah jangan  sampai ada pihak yang  mencoba menggoyang Muhammadiyah maupun ortomnya. Muhammadiyah harus dikawal dari intervensi antek-antek pihak lain. Karena, sebagai organisasi besar, Muhammadiyah senantiasa menarik minat pihak lain untuk kepentingan tertentu.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait dengan pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-46 di Yogyakarta bulan Juli 2010 nanti, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah ini, mengaku belum mengembalikan formulir kesediaan menjadi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dia justru menyebut nama yang layak memimpin Muhammadiyah ke depan yakni, Dr H Haedar Nashir dan Prof Dr Yunahar Ilyas.

Sementara dalam Muktamar Pemuda Muhammadiyah ini, ada beberapa nama yang menguat menjadi calon ketua umum, yakni Piet Hizbullah Khaedir dari Jawa Timur, Saleh Partaonan Daulay dari Sumatra Utara. Sedangkan Sulsel sendiri juga mengusung kadernya sebagai calon ketua umum, yakni Pantja Nurwahidin, yg saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris Umum Pemuda Muhammadiyah Sulsel.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Abdul Rachmat Noer, optimistis dapat menggolkan kader Sulsel sebagai ketua umum. Hal ini  disampaikannya dalam rapat koonsolidasi seluruh utusan muktamar dari Sulawesi Selatan di masjid asrama haji depag RI.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas