Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Enam Nelayan NTT Terdampar di Australia

Enam orang nelayan asal Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, NTT, terdampar di Australia sejak 20 Mei 2010 lalu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Pos Kupang, Rom

TRIBUNNEWS.COM, ENDE - Enam orang nelayan asal Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), terdampar di Australia sejak 20 Mei 2010 lalu. Perahu mereka mengalami kerusakan terbawa arus dan gelombang saat mencari ikan di perbatasan perairan Indonesia dan Australia.

Dua orang nelayan telah dipulangkan sebelumnya. Sementara dua orang nelayan lagi telah dipulangkan tanggal 20 Juni 2010 lalu, dan kini berada di rumah kerabatnya di Ende. Sisa dua orang nelayan lainnya masih berada di Australia.

Salah seorang nelayan, Osias Lango di rumah kerabatnya di Jalan Diponegoro-Ende, Selasa (29/6/2010), menuturkan bahwa pada tanggal 20 Mei 2010 dia bersama lima orang nelayan mencari ikan di perairan Rote. Tetapi, ketika sedang mencari ikan, perahu mereka mengalami kerusakan.

Perahu mereka, kata Lango, terseret arus dan gelombang hingga memasuki wilayah perairan Australia. "Saat kami berada dalam perahu kami didatangi oleh tentara Angkatan Laut Australia yang menanyakan kondisi perahu dan setelah melihat kondisi perahu yang tidak memungkinkan untuk kembali ke Indonesia, kami akhirnya dibawa ke daratan Australia," kata Lango.

Dia menjelaskan, saat tiba di Australia mereka ditampung di Kantor Imigrasi Australia dan diberlakukan baik oleh pemerintah setempat. "Kami diberi makan, minum dan diberlakukan  manusiawi karena kami memang bukan imigran atau pelaku kejahatan. Kapal kami terdampar di Australia semata-mata terseret arus dan ombak," kata Lango.

Setelah ditampung selama tiga minggu di Australia, tutur Lango,  dia bersama satu nelayan lainnya dipulangkan. Sebelumnya dua rekan mereka telah terlebih dipulangkan ke Indonesia, sedangkan dua lainnya akan dipulangkan kemudian.

Lango mengatakan, dia bersama rekannya dipulangkan oleh Pemerintah Australia melalui Bali. Dari Bali mereka menyeberang ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan, dari NTB ke Labuan Bajo di Manggara Barat, lalu meneruskan perjalanan ke Ende. Di Ende, ujar Lango, mereka ditampung oleh kerabatnya yang sama-sama berasal dari Rote.

Rekomendasi Untuk Anda

Johanis Lango, kerabat dari Osias Lango mengatakan, dia sengaja menampung Osias dan kawanya karena memiliki hubungan keluarga. "Osias adalah Om saya," ujarnya.
Johanis mengatakan, direncanakan pada 4 Juli 2010 dia akan memulangkan kedua nelayan itu ke Rote melalui Kupang menggunakan KM Awu.(*)

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas