Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Ingin Melihat Jasad Syaiful

Keluarga masih ingin melihat jasad M Syaifullah, wartawan Kompas yang ditemukan meninggal dunia, Senin (26/7/2010).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Syaiful Akhyar

TRIBUNNEWS.COM, KANDANGAN - Rombongan jenazah M Syaifullah, wartawan Kompas yang ditemukan meninggal dunia, Senin (26/7/2010), hingga pagi ini masih dalam perjalanan menuju Kota Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan. Rencananya, sesampainya di Kandangan, Iful (demikian panggilan Syaiful), akan dibawa ke rumah orangtuanya di Kandangan karena keluarga ingin melihat jasadnya untuk kali terakhir.

"Keluarga masih ingin melihat jasad Iful dulu sebelum dimakamkan. Iful akan kami bawa ke rumah dan kemudian ke Mushala Darul Falah tak jauh dari rumah orangtuanya," kata Riduan, Paman Syaiful, saat ditemui di rumah duka, Selasa (27/7/2010) pagi.

Menurut Riduan, keluarga mendapatkan kabar terakhir, rombongan yang membawa jenazah Iful masih berada di Kabupaten Balangan yang berjarak 60 kilometer dari Kandangan. Perjalanan rombongan dari Balikpapan menuju Kandangan diperkirakan memakan waktu antara 7 sampai 8 jam.

Pantauan wartawan Banjarmasin Post Group (grup dari Tribun) sampai pagi ini, pelayat terus berdatangan ke rumah duka di Jalan Simpang Lima Tumpang Talu Kandangan Barat, Kota Kandangan. Warga, kerabat dan keluarga dekat juga teman-teman Iful tampak setia menunggu kedatangan jenazah.

Iful, menurut rencana keluarga yang disampaikan Riduan, Iful akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Gambah yang jaraknya juga tak terlalu berjauhan dengan rumah orangtuanya. Iful akan dimakamkan di peristirahatan terakhir, berdampingan dengan ayahnya.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas