Oegroseno: Nembak Ayam Saja Saya Takut
Kapolda Sumut, Irjen Pol Oegroseno memperkirakan para pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medanmerupakan sekumpulan pemain lama.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Hal tersebut, menurut Oegroseno, berdasarkan data yang dimiliki Polda Sumut atas penggunakan senjata laras jenis AK yang terlihat digunakan para perampok tersebut.
"Untuk jenis senjata M-16 yang mereka pakai, itu hasil rebutan dari anggota Brimob yang mereka tembak. Sedang dua senjata AK yang ada, pernah mereka pakai pada perampokan tahun 2007 silam," ujar Oegroseno dalam wawancara oleh sebuah stasiun televisi swasta nasional, Senin (23/8/2010).
Lebih jauh, Kapolda Sumut, menjelaskan kemungkinan tersebut diperkuat dengan aksi pelaku yang tak segan-segan menembak seorang anggota kepolisian. Oegroseno menolak menyebutkan kemungkinan para pelaku adalah oknum aparat. Ia justru menyatakan kemungkinan para pelaku merupakan residivis kasus yang sama.
"Butuh keberanian buat seseorang untuk menembak orang lain, bahkan bagi seorang polisi sekalipun. Saya, nembak ayam saja takut. Mereka itu sudah berpengalaman sebelumnya," ujar mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Soal ciri-ciri fisik pelaku yang tegap dan sigap, Oegroseno menjelaskan, para pelaku justru berolah raga di dalam penjara. Koordinasi dalam merampok, lanjutnya, juga dilakukan di penjara.
"Soal fisik yang terlihat seperti anggota, itu bisa saja di dapat saat mereka di penjara. Kemungkinan mereka juga melakukan koordinasi selama di penjara," tukasnya.
Sejauh ini, Polda Sumut masih terus mengusut kasus perampokan yang menewaskan seorang anggota Brimob Sulut, Briptu Imanuel Simanjuntak. Kemarin, tim Labfor Polda Sulut dikabarkan kembali menemukan satu buah proyektil peluru di TKP.
Proyektil peluru tersebut tengah di bawa ke Labfor Polda Sumut guna menjalani uji balistik.