Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Organda Sambas Sesalkan Pembelian Solar dengan Jeriken

Organda Kabupten Sambas, menyayangkan tindakan yang dilakukan sejumlah pengelola SPBU yang masih melayani pembelian solar dengan jeriken dan drum.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dasa Novi Gultom

TRIBUNNEWS.COM, SAMBAS - Organda Kabupten Sambas, Kalimantan Barat, menyayangkan tindakan yang dilakukan sejumlah pengelola SPBU yang masih melayani pembelian bahan bakar minyak menggunakan jeriken dan drum. Akibatnya banyak kendaraan berbahan bakar solar tak terlayani dengan baik.     

Menjelang Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, bahan bakar minyak jenis solar langka di Kabupaten Sambas.

Kelangkaan ini membuat kendaraan umum harus antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan solar. Namun setelah ditelusuri, ternyata Organda Sambas mendapati masih ada SPBU yang melayani pembelian solar menggunakan jeriken dan drum.

Ketua Organda Sambas, Tajuin Mahiji, meminta pemerintah daerah, dalam hal ini Pertamina menjaga pasokan solar bagi kandaraan umum yang melayani angkutan lebaran.

"BBM bukannya langka, tapi larinya saja kita tidak tahu," ujar Tajuin, Selasa (31/8/2010).

Ia mengungkapkan, akibat ulah pemilik SPBU yang melayani pembelian dengan jeriken dan drum, makanya baru jam 08.00 pagi solar di SPBU sudah habis.

Keluhan tersebut disampaikan Tajuin dihadapan Asisten II Pemkab Sambas, Samingan, dan Wakapolres Kompol M Sitepu.

Rekomendasi Untuk Anda

Asisten II Samingan, menyatakan bahwa Pemkab Sambas, melalui Disperindagkop sudah berkoordinasi dengan pertaminan, dan pihaknya pun juga mengimbau pemilik SPBU menghentikan sementara penjualan dengan jeriken dan drum. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas