Dewan Desak Semua Pejabat Datang ke Tarakan
Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisyal HP mendesak kepada seluruh pejabat utama di Kaltim turun langsung ke Tarakan untuk menyelesaikan konflik
Editor:
Kisdiantoro
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisyal HP mendesak kepada seluruh pejabat utama di Kaltim turun langsung ke Tarakan untuk menyelesaikan konflik antar warga yang kian memanas. Mukmin sendiri berencana berangkat ke Tarakan Rabu (29/9/2010) hari ini, setiba dari Jakarta.
"Tidak ada alasan..! Gubernur Kaltim, Kapolda Kaltim dan Pangdam VI/Mulawarman harus langsung ke Tarakan. Jangan sampai konflik ini terus berlanjut," tegas Mukmin, Selasa (28/9/2010) tadi malam. Sebelumnya, ia mengaku telah mengirimkan perwakilannya ke Tarakan. "Besok pagi saya berangkat ke Tarakan. Saya sudah dapat tiket," ujarnya.
Kepada seluruh masyarakat di Tarakan, ia mengimbau agar tidak terpancing dengan konflik tersebut. Karena peristiwa di Tarakan adalah tindakan kriminal murni. "Serahkan dan percayakan kasus ini ke penegak hukum," tambah Mukmin.
Desakan Mukmin muncul karena situasi keamanan di Tarakan hingga berita ini diturunkan masih mencekam. Bahkan, semalam ratusan warga yang bermukim di belakang Mako Polres Tarakan mengungsi ke Mako Polres Tarakan. Mereka sebagian besar terdiri dari ibu-ibu, anak-anak, remaja dan orang dewasa. Mereka cemas akibat adanya konflik antara dua kelompok yang terjadi sejak Senin (27/9). "Anak-anak menangis, para ibu terdiam menahan rasa takut dan perasaan tak menentu," kata Junisah, wartawan Tribun Kaltim yang semalam berada di Polres.
Mereka membawa sejumlah perlengkapan tidur dan barang-barang lain seadanya. Wajah mereka menyiratkan ketakutan yang luar biasa setelah terjadi bentrok susulan. Markas Polres Tarakan, kini dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI bersenjata lengkap. Sekitar 57 personel TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 613 Raja Alam bersenjata lengkap, ikut berjaga-jaga. Mereka disebar di sekitar Mako Polres Tarakan.
Total jumlah korban tewas hingga saat ini mencapai tiga orang. Sementara lebih dari enam orang menderita luka-luka. Mereka dirawat di RSUD Tarakan dan RSAL. Sebelumnya, sejak Selasa (28/9) terjadi dua kali pembakaran rumah di Juata dan di belakang Mako Polres.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang kemarin malam sedang berusaha berangkat ke Tarakan. Kendati Mathius kemarin masih di Jakarta, namun ia telah memerintahkan Wakapolda Brigjen Pol Ngadino untuk berangkat ke Tarakan lebih awal.
"Pak Kapolda saat ini masih di Jakarta urusan dinas. Tapi malam ini (tadi malam, red) beliau sedang berusaha mendapatkan pesawat terbang ke Kaltim untuk langsung ke Tarakan. Kalau Wakapolda sudah duluan berangkat," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta yang saat dihubungi sudah berada di Tarakan.
Wisnu menambahkan, pukul 23.15 tadi malam, 1 SSK Brimob Polda Kaltim tekah diberangkatkan dari Bandara Sepinggan Balikpapa ke Tarakan. Gubernur Kaltim Awang Faroek saat berita ini diturunkan masih berada di Samarinda, karena menurut rencana hari ini ada peresmian Pelabuhan di Samarinda. "Kalau memang kondisinya tidak baik, saya siap terbang ke Tarakan," tegasnya semalam kepada Tribun.