Pihak Bertikai Serahkan Senjata kepada Kapolda
Kedua kelompok warga yang bertikai di Tarakan, Kamis (30/9/2010) hari ini telah sepakat
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN - Kedua kelompok warga yang bertikai di Tarakan, Kamis (30/9/2010) hari ini telah sepakat mengakhiri konflik yang terjadi selama ini.
Kesepakatan yang ditandatangani langsung keluarga yang bertikai, Kamis
tadi ditandai dengan penyerahan secara simbolis senjata tajam yang digunakan dalam pertikaian itu. Senjata tajam itu diserahkan perwakilan kelompok kepada Kapolda Kaltim Irjen Polisi Mathius Salempang.
"Saya berbahagia, meskipun maklumat baru dikeluarkan kemarin malam
namun respon masyarakat sangat bagus. Bahwa kita menginginkan suasana
damai. Mereka secara sukarela menyerahkan tanpa paksaan," ujarnya.
Senjata tajam yang diserahkan itu menurutnya memiliki filosofi yang sama. Kedua senjata itu jika sudah dibuka dari sarungnya, terkadang sulit ditutup sebelum sampai
disasaran.
"Tetapi apakah itu yang kita inginkan terjadi? Mari kita pahami filosofi ini bahwa keduanya sudah tertutup rapi tidak akan pernah lagi keluar," ujarnya.
Mathius mengatakan, hingga hari ini maklumat yang dikeluarkannya kemarin malam masih berlaku. Sehingga apabila ditemukan ada yang membawa senjata tajam di jalan maupun tempat-tempat umum maka tidak ada kompromi lagi.
"Kemudian ada laporan yang saya terima bahwa ada aparat keamanan melakukan razia senjata tajam di rumah, itu salah. Yang kita kumpulkan senjata tajam yang ada di jalan. Tidak ada razia senjata tajam ke rumah kecuali senjata api. Karena senjata api perlakuannya berbeda, senjata api harus ada izin," katanya.