Warga dari Luar Tarakan akan Dipulangkan
Warga dari luar Kota Tarakan yang ikut dalam pertikaian dua kelompok di Tarakan, Jumat (1/10/2010) besok seluruhnya akan dipulangkan
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN - Warga dari luar Kota Tarakan yang ikut dalam pertikaian dua kelompok di Tarakan, Jumat (1/10/2010) besok seluruhnya akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Hal tersebut menyusul tercapainya kesepakatan damai kedua pihak yang bertikai.
Tokoh masyarakat Haji Abdul Wahab, mengatakan, dengan adanya tiga kesepakatan damai yang telah ditandatangani kedua kelompok yang bertikai, maka pihaknya akan meminta seluruh warga membubarkan diri dari kerumunan massa.
"Jadi jangan lagi ada yang di pinggir jalan. Yang dari luar daerah, kalau boleh besok selesai acara ini akan kita pulangkan. Mereka belum tahu pasti hasil kesepakatan ini, jadi nanti kalau saya sampaikan sudah tidak sempat lagi. Ini sudah sore. Besok mungkin sudah boleh pulang yang dari Malinau, Sesayap, Bulungan karena ini sudah ada kesepakatan damai," kata Wahab, Kamis (30/9/2010) usai acara penandatanganan naskah perdamaian di Swiss BelHotel Tarakan.
Wahab mengatakan, pihaknya bisa menerima keputusan itu karena dari butir-butir kesepakatan itu sudah mengakomodir apa yang menjadi tuntutan mereka.
"Jadi kita sudah terima. Kedepan jangan lagi ada hal-hal yang merugikan. Saya prihatin anak-anak kita, cucu kita mengungsi. Selama tiga hari saya tidak tahu di mana mereka. Alhamdulilah dengan adanya kesepakatan ini, mereka bisa pulang. Saya yakin massa akan sadar dan saya boleh meminta mereka membubarkan diri," ujarnya.
Sementara itu Ketua Gerakan Pemuda Asli Kalimantan, Abraham Ingan mengatakan dirinya telah menemui warga di Tarakan. Ia telah meminta massa yang berjumlah ribuan itu untuk pulang ke daerah asalnya masing-masing.