Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bukan Bunuh Diri Tapi Kena Granat Sendiri

Tersanga terorisme yang tewas akibat ledakan granat di sungai Mardinding, di Dusun II Desa Martebing, Dolok Marsihol, ternyata bukan bunuh diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…
TRIBUNNEWS.COM, TEBING TINGGI - Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Syafruddin, yang memimpin operasi gabungan Polisi dan TNI dalam penyergapan dua teroris yang bersembunyi di sungai Titipayung, di Dusun II Desa Martebing, Dolok Marsihol, menuturkan, satu tersangka terorisme yang tewas akibat ledakan granat ternyata berupaya menyerang petugas.

Syafruddin dalam keterangannya pada wartawan menuturkan, granat yang meledak di tangan tersangka itu akan dilemparkan ke arah petugas gabungan saat petugas mendekat.

"Namun, granat malah meledak di dekat pelaku. Jadi, granat tesebut senjata makan tuan," ujar Syafruddin, Minggu (3/10/2010).

Akibat ledakan tersebut,  tangan kanan seorang komplotan itu putus. Kepala bagian wajah sebelah kiri juga hancur karena terkena serpihan granat. Tubuhnya roboh di dekat Sungai Mardinding. Petugas gabungan langsung memeriksanya.

Seperti diberitakan, baku tembak tak terhindarkan di  Dusun II Desa Martebing, Dolok Marsihol. Petugas gabungan yang mendapat informasi dari seorang tersangka yang menyerahkan diri, Muhammad Khoir, langsung memburu sisa kelompok bersenjata yang bersembunyi di dalam sungai.

"Kami berupaya persuasif, namun mereka malah menembaki petugas," papar Syafruddin.

Dua pelaku yang bersembunyi itu kemudian tewas. Satu orang, seperti dijelaskan Syafruddin, tewas karena granat senjata makan tuan, sedang seorang pelaku lainnya tewas akibat baku tembak.


Sedianya dua jenazah pelaku tersebut akan dirujuk di RS Bhayangkari Medan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas