Walikota Tarakan Enggan Ungkap Akar Masalah Kasus Tarakan
Walikota Tarakan, Udin Hianggio mengatakan hingga saat ini sosialisasi kesepakatan damai terus dilakukan kepada warga Tarakan
Editor:
Tjatur Wisanggeni
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TARAKAN, TRIBUNNEWS.COM -- Walikota
Tarakan,
Udin Hianggio mengatakan hingga saat ini sosialisasi
kesepakatan damai terus dilakukan kepada warga Tarakan. Namun ia menolak
menjelaskan akar bentrok antar warga yang terjadi akhir bulan September
lalu.
"Sosialisasi kesepakatan damai masih terus berjalan. Wakapolda Kaltim jalan terus. Memang masih ada perbedaan-perbedaan tetapi saya rasa kita sudah sepakat bahwa perdamiaan itu harus terwujud," ujarnya.
Ia mengatakan, bencana yang terjadi di Tarakan merupakan
bagian dari bencana nasional yang juga terjadi di daerah lain. Bencana
yang terjadi
di Tarakan tidak seberapa jika dibandingkan di daerah lain. Seperti
adanya penyerangan Markas Polsek.
"Bentrok dimana-mana terjadi. Bagaimana bencana-bencana nasional? Jadi
apa keinginan pemerintah? Ini kita evaluasi semua termasuk kita, anda.
Anda mungkin lebih tahu, jangan tanya sama saya. Kenapa bangsa ini
begini karena rusak akhlak moral," katanya.
Ia juga enggan menjawab saat ditanya kaitan bentrok dengan kecemburuan sosial terkait distribusi sumber daya alam yang tidak merata. "Kalau tanya ini kan memperkeruh masalah lagi. Upaya yang kita lakukan anggaran itu kan ada di DPR. Misalnya untuk pembangunan gedung kesenian, nanti juga kita akan tagih janji komisi III DPR untuk membantu Pemkot Tarakatn termasuk kapal patroli. Nanti sama-sama kita ke Jakarta," katanya. (*)
Baca tanpa iklan