Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Merapi Terus Bergemuruh! Desa Argomulyo Ditutup

Petugas ambulan yang berada di mulut Jalan Pasar Kejambon, Ngemplak mengatakan bahwa hingga kini evakuasi masih terus berjalan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata
Editor: Prawira
Laporan wartawan Tribunnews.com, Williem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA -
Jalan menuju Kelurahan Argomulyo, Cangkringan dan Sindumartani, Ngemplak yang merupakan lokasi tempat ditemukannya korban jiwa, akibat letusan Gunung Merapi, Jumat, (05/11/2010), ditutup. Hanya ambulan dan tim petugas penyelamat.

Petugas ambulan yang berada di mulut Jalan Pasar Kejambon, Ngemplak mengatakan bahwa hingga kini evakuasi masih terus berjalan. Evakuasi dilakukan oleh tim SAR dan satuan Brimob. Namun, kondisi tanah di lokasi tersebut masih sangat panas. Oleh sebab itu, evakuasi berlangsung tidak mudah.

Sementara, debu vulkanik di jalan menuju Argomulyo dan Sindumartani terus berterbangan terbawa angin. Apalagi, banyak kendaraan roda empat seperti ambulan dan mobil milik tim penyelamat yang berlalu-lalang. Hal itu dapat membuat jarak pandang pengendara lebih pendek dan tentu saja mengganggu pernafasan. Belum lagi bau belerang yang sangat menyengat.

Beberapa saat lalu, empat mobil ambulan itu memasuki lokasi Argomulyo. Kemungkinan ada mayat lagi yang ditemukan.

Hingga sekarang, suara gemuruh yang berasal dari gunung merapi masih terdengar sangat jelas.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas