Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Tangsel

Ketua KPU Tangsel Silakan Arsid-Andre Mengadu ke MK

Saksi penghitungan suara dari pihak Arsid-Andre Taulany selaku calon walikota-wakil walikota Tangsel dengan nomor urut 3, mengakui jagonya kalah

Ketua KPU Tangsel Silakan Arsid-Andre Mengadu ke MK
Tribunnews.com/Richard Tampubolon
Ketua KPU Tangsel Iman Perwira Bachsan 
Laporan Reporter Tribunnews, Richard Tampubolon

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saksi penghitungan suara dari pihak Arsid-Andre Taulany selaku calon walikota-wakil walikota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan nomor urut 3, mengakui jagonya kalah. Namun, mereka akan mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan pilkada ke Mahkamah Konstitusi. KPU Tangsel mengeluarkan pernyataan resmi bahwa pemenang pemilukada Tangselerang adalah pasangan  Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

"Kita tahu, kita tidak menang. Tetapi saya tidak menandatangani berita acara itu, dan kita tetap memiliki langkah hukum untuk itu," kata saksi dari pihak Arsid-Andre, sambil meneriakkan 'Arsid-Andre' kepada ratusan pendukung mereka yang menunggui proses rapat pleno di salah satu gedung kampus UIN Ciputat Tangsel, Rabu (17/11/2010).

Saksi pasangan Arsid-Andre belum bisa menerima keputusan KPU karena ada kecurigaan penggelembungan suara. "Kita akan bawa ini ke MK, kita masih belum bisa menerima sepenuhnya, karena kita masih pertanyakan hal-hal seputar penggelembungan suara pada calon nomor urut 4 (Airin-Benyamin)," katanya.

Menanggapi upaya dari saksi sekaligus salah satu tim sukses pihak Arsid-Andre yang akan membawa perkara ini ke MK, sang ketua KPU Tangsel, Iman Perwira Bachsan, menanggapi dingin.

"Oh, ya silahkan saja, kalau dibawa ke MK, kita akan ikuti semuanya sesuai prosedur hukum yang berlaku," kata Iman Perwira Bachsan, saat ditemui di dalam ruang rapat pleno, Rabu (17/11/2010) sore, sesaat setelah penetapan resmi Airin-Benyamin selaku walikota-wakil walikota Tangsel periode 2011-2016.

Iman juga tidak mau gegabah menanggapi aksi saksi penghitungan suara dari pihak Arsid-Andre yang tidak mau ikut menandatangani berita acara.

"Oh, mereka (saksi dari Arsid-Andre) tidak mau menandatangani itu ya nggak apa-apa. Toh, kalau mereka nggak mau menandatangani berita acara itu, tidak merubah hasil dan tidak merubah keputusan final bahwa Airin-Benyamin adalah walikota-wakil walikota Tangsel terpilih," beber Iman.

Bagi Iman, proses pemilihan dan penetapan Airin-Benyamin ini memang sudah resmi dan sudah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di negara Indonesia ini.

Editor: Kisdiantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas