Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kali Code akan Dikeruk untuk Hindari Banjir Lahar Dingin

Terkait bahaya susulan kiriman banjir lahar dingin yang mengancam permukiman padat penduduk di bantaran Kali Code

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tjatur Wisanggeni
Memuat video…
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA -- Terkait bahaya susulan kiriman banjir lahar dingin yang mengancam  permukiman padat penduduk di bantaran Kali Code, TNI/Polri dan masyarakat semakin intensif melakukan upaya pencegahan dengan mengeruk pasir yang menutupi permukaan dasar kali.

Menurut informasi dari Media Center Tanggap Darurat Bencana Merapi, di Jalan Kenari, Yogyakarta, Kamis, (02/12/2010), TNI/Polri, dan masyarakat melakukan penegrukan Kali Code di lima titik lokasi.

Lima titik lokasi tersebut antara lain, Jembatan Gondolayu; Jogoyudan; Jembatan Kewek, Jembatan Jambu Ramil Danurejan; Ramil Pakualaman, bantaran sungai Sayidan; dan Umbulharjo. Pengerukan dilakukan dengan menggunakan alat berat dan manual.

Sebelumnya, Selasa, (29/11/2010), Kali Code meluap akibat banjir lahar dingin kiriman dari puncak Gunung Merapi. Hal itu mengakibatkan terjadinya pendangkalan pada kali.

Berdasarkan pengamatan Tribunnews, tingkat kedangkalan Kali Code akibat kiriman banjir lahar dingin itu membuat kedalamannya hanya semata kaki hingga dengkul orang dewasa. Padahal, sebelum kejadian itu kedalaman Kali Code lebih dari satu setengah meter.

Untuk mengantisipasi banjir lahar dingin susulan yang dipicu hujan deras di puncak gunung, dilakukan upaya pengerukan. Seain itu warga secasra mandiri juga membangun sekaligus meninggikan tanggul-tanggul yang sebelumnya jebol. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas