Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyebab Kecelakaan Diduga Human Error

Tabrakan maut KA Mutiara Selatan versus KA Kutojaya di Stasiun Langen, Kota Banjar, Jabar, diduga kuat akibat human error atau kesalahan manusia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan Tribun Jogja, Setya Krisna Sumargo dari Banjar, Jawa Barat

TRIBUNNEWS.COM, BANJAR - Tabrakan maut KA Mutiara Selatan versus KA Kutojaya di Stasiun Langen, Kota Banjar, Jabar, Jumat (28/1/2011) dinihari diduga kuat akibat human error atau kesalahan manusia.

Dugaan ini disampaikan Tulus (50), pensiunan petugas pembantu Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA)di Stasiun Langen. Reporter Tribun menemuinya di sela-sela evakuasi korban dan bangkai kereta Jumat pagi.

Pria yang sudah 20 tahun bekerja sebagai pegawai PTKA itu memperkirakan kesalahan ada di dua posisi. Masinis melanggar sinyal berhenti, atau kesalahan instruksi dari pusat kendali operasi perjalanan kereta di Daops 5 Purwokerto.

"Mungkin masinis mengantuk sehingga ia tidak melihat sinyal merah tanda kereta belum boleh masuk karena wesel belum dikembalikan ke spoor 2 yang lurus," kata Tulus di sebuah warung di selatan Stasiun Langen.

Tabrakan frontal terjadi di spoor 3 dari tiga jalur kereta yang ada di Stasiun Langen. KA Kutojaya saat tabrakan di posisi terparkir di spoor 3, atau jalur paling selatan.

Mestinya KA Mutiara Selatan melintas di jalur tengah atau spoor 2. _Untuk dilewati, prosesnya mesti menunggu sempurnanya pemindahan wesel dari spoor 3 ke spoor 2.

Wesel spoor sebelumnya dibelokkan ke spoor 3 karena dipakai KA Kutojaya masuk ke jalur transit  perjalanan sebelumnya dari titik keberangkatan sebelumnya di Stasiun Banjar.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemindahan wesel bertenaga listrik itu tanggungjawab PPKA Stasiun Langen. Jika wesel sudah sempurna dan jalur bisa dilintasi lurus di spoor 2, seharusnya KA Mutiara baru boleh lewat.

Tabrakan terjadi karena KA Mutiara Selatan masuk ke stasiun Langen sebelum wesel dipindahkan, sehingga otomatis lajur mereka mengarah ke KA Kutojaya yang terparkir.

"Menurut saya di situ sebab terjadinya tabrakan ini," kata Tulus. Namun kesimpulan itu hanya berdasar pengalamannya sebagai pembantu PPKA di Stasiun Langen.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas